14 Gejala Kolesterol Tinggi Yang Jarang Orang Ketahui

August 19, 2016

14 Gejala Kolesterol Tinggi Kolesterol merupakan zat lemak yang disebut lipid dan memiliki peran penting dalam menjaga tubuh agar tetap dapat berfungsi secara normal. Kolesterol dalam tubuh diproduksi oleh hati dan kolesterol dari luar didapatkan dari beberapa jenis makan yang dikonsumsi.

Penyebaran kolesterol di dalam darah dibantu oleh protein, dan saat keduanya sudah bergabung maka menjadi lipoprotein. Lipoprotein memiliki dua jenis, pertama yaitu LDL (Low Density Lipoprotein) yang disebut kolesterol jahat, dan kedua yaitu HDL (High Density Lipoprotein) disebut juga kelosterol baik yang mampu melarutkan kolesterol jahat yang merupakan pembentuk timbunan plak pada dinding pembuluh darah yang menyebabkan terjadinya aterosklerosis, yang keduanya berada di dalam tubuh. Kadar kolesterol yang berlebih dalam tubuh akan berdampak buruk bagi kesehatan

Gejala Kolesterol Tinggi

Gejala Kolesterol Tinggi

Berikut ini akan dijelaskan mengenai gejala kolesterol tinggi yang jika diabaikan atau tidak diperhatikan dapat menyumbat pembuluh darah dan dapat memicu terjadinya penyakit jantung.

Rasa Nyeri pada kaki

Gejala yang paling umum dari kolesterol adalah klaudikasio, yaitu rasa nyeri pada bagian kaki. Hal ini disebabkan karena arteri mengalami sumbatan sehingga aliran darah yang seharusnya masuk ke dalam kaki menjadi terhalang. Sebagian orang mengeluh, bahwa kakinya terasa berat saat digunakan.

Rasa sakit dapat menyebar ke sekujur kaki, seperti paha, betis, bahkan sampai pada bokong. Rasa sakit akan hilang jika tidak diajak bergerak atau berjalan, lalu muncul lagi saat akan digunakan dalam waktu yang cukup lama.

Kram pada malam hari

Menurut Dr. Darren Schneider: Saat tidur, orang-orang yang memiliki kolesterol tinggi kemungkinan akan merasakan kram pada bagian tumit, jemari kaki, atau kaki pada bagian bawah.
Rasa sakit dapat hilang bila posisi kaki digantung atau keberadaanya lebih tinggi dari posisi badan. Cukup mudah, Anda hanya perlu mengangkat kaki saat tidur selama beberapa menit saja sampai kram hilang secara perlahan. Kaki Anda bisa disandarkan pada dinding.

Perubahan Pada Kuku

Gejala yang ketiga yaitu terjadi perubahan pada kuku. Karena kuku tidak mendapatkan asupan darah yang cukup karena sistem aliran darah terganggu, maka akan terjadi perubahan seperti kuku jadi menebal dan tumbuhnya menjadi lambat saat Anda potong.

Kulit ikut berubah

Dokter akan melakukan pengecekan kolesterol terhadap sesorang yang sudah mengeluh bahwa ia merasakan beberapa gejala kolsterol tinggi yang lainnya. Untuk memastikan hal tersebut, yaitu dengan cara mengangkat atau meletakkan kaki di atas meja atau bangku.
Pada mulanya, kaki menjadi berwarna putih karena aliran darah mengalami gangguan. Tetapi, setelah lama kelamaan berubah menjadi kemerahan atau keunguan karena terjadi pelebaran pada pembuluh darah dan darah mulai mengalir ke kaki. Seperti yang dikatakan oleh Dr. Scheneider, bahwa penderita kolesterol akan melihat jari-jari kaki menjadi berwarna pucar saat duduk yang disebabkan karena kurang sirkulasi.

Baca Juga  Gejala Tumor Ovarium / Kanker Ovarium yang Wajib Diwaspadai

Kaki Menjadi Terasa Dingin

Gejala yang satu ini tidak dapat ditentukan secara pasti, karena pada sebagian besar orang juga sering mengalami kedua kakinya terasa dingin saat disentuh, meski sedang tidak sakit (kemungkinan faktor cuaca di daerah tempat tinggal).
Namun, Dr. Scheneider menghimbau agar semua orang harus lebih waspada jika rasa dingin hanya terdapat pada satu kaki saja, karena kemungkinan besar itu adalah tanda-tanda jumlah lipid di dalam darah yang berlebih. Apabila Anda mengalami gejala ini, segera berkonsultasi pada dokter untuk mendapatkan kepastian lebih lanjut.

Proses Pemulihan Puka Yang Lamban

Gejala yang satu ini memiliki kaitan dengan ciri-ciri penderita diabetes, penyembuhan luka yang lama (terutama pada bagian kaki). Menurunnya sirkulasi merupakan penyebab luka menjada lamban pulih, atau meskipun cepat tetapi tidak bisa langsung sembuh secara total.

Mati Rasa

Seorang wanita yang pernah menyampaikan keluhannya, bahwa beberapa jari pada tangannya mengalami mati rasa, dan ia menganggap hal tersebut karena tanda tingginya zat purin yang merupakan penyebab asam urat. Namun, setelah ia berkunjung ke dokter, ternyata mati rasa tersebut merupakan dampak dan juga sekaligus gejala kolesterol.

Diare Berlebih

Di dalam metabolisme lemak, tubuh mempunyai kemampuan untuk menyerap sepertiga kebutuhan kolesterol dari makanan yang dimakan. Sedangkan dalam normalnya, hati mampu menghasilkan kolesterol seseuai dengan yang dibutuhkan tubuh. Namun dalam kondisi tertentu, hati tidak dapat mengenali kebutuhan tersebut sehingga mengalami gangguan di dalam metabolisme lemak.
Dalam keadaan di mana tubuh tidak dapat memetabolisme lemak secara sempurna, akan memicu menimbulkan gangguan di dalam sistem pencernaan juga penyerapan, sehingg akan berdampak terjadinya diare yang berlebihan.

Lesu Disertai Migrain

Walaupun ini bukan gejala yang pasti terjadi, tetapi bila dilihat dari penyebabnya yaitu proses metabolimse lemak yang terganggu, tentu hal ini berdampak pada sistem pencernaan. Makanan yang tidak berhasil dicerna dengan baik maka akan menumpuk pada saluran pencernaan. Rasa kenyang yang hadir akan memberikan pesan pada otak agar tidak menambah asupan dari luar, sehingga timbul rasa lesu yang juga disertai dengan migrain karena sebenarnya tubuh dalam kondisi kekurangan energi.

Mengganggu Otak, Mengundang Emosi, dan Penurunan Kemampuan Memori

Otak adalah bagian tubuh yang merupakan tempat menyimpan kolesterol paling banyak, sekitar 25%. Oleh karena itu, proses metabolisme lemak yang tidak optimal membuat produksi kolesterol di dalam dalam darah menjadi terganggu. Jika kadar kolesterol jahat jumlahnya lebih tinggi dari kolesterol baik, maka akan memberikan efek pada otak seperti daya ingat menjadi berkurang, menjadi mudah emosi, dan dapat memicu terjadinya penyakit alzheimer beserta dengan pengakit neurologis lainnya.

Baca Juga  Akibat Seringnya Terkena Sariawan Pada Lidah & Mulut

Perut kembung

Karena mengalami gangguan saat mencerna makanan dan saat memetabolisme lemak, maka saluran cerna akan menyimpan kelebihan gas yang terhalang pada saluran usus yang mengarah pada daerah perut. Dengan demikian, maka timbul gangguan seperti perut kembung atau dada kembung.

Kelebihan berat badan

Tidak hanya gas saja, lemak juga ikut menumpuk pada daerah perut yang merupakan efek samping dari metabolisme lemak yang terganggu. Dengan demikian, berat badan menjadi meningkat dan menyebabkan kegemukan karena sel-sel lemak yang semakin banyak, bahkan dapat beresiko obesitas.

Jantung terasa sakit atau mengalami palpitasi (berdebar-debar)

Kolesterol yang berlebih dapat menghambat sirkulasi darah, yang disebabkan karena mengalami penyempitan pada pembuluh darah di bagian tubuh yang terdapat kolesterol tinggi. Karena kegiatan tersebut akan mengirimkan sinyal pada jantung untuk bekerja memompa darah lebih keras lagi agar dapat mengalir secara normal. Efek samping yang diberikan kepada penderita yaitu rasa sakit pada jantung dan terkadang merasa berdebar-debar seperti orang yang panik.

Muncul benjolan pada beberapa bagian tubuh

Gejala Kolesterol Tinggi

Kondisi di mana terjadi penumpukan lemak dapat menyebabkan terbentuknya benjolan yang berada di antara otot dan kulit, yang disebut lipoma. Biasanya benjolan ini timbul pada daerah leher, perut, tangan dan kaki dalam bentuk yang kecil juga lembut, memiliki diameter sekita sati inci, dan pusat tumor berada di bawah kulit.

Apabila Anda mengalami beberapa gejala kolesterol tinggi yang disebutkan di atas, maka sebaiknya Anda berkonsultasi pada dikter untuk mengetahui secara pasti apa yang sedang dialami oleh tubuh Anda. Jika benar, kadar kolesterol jahat di dalam tubuh Anda jumlahnya lebih tinggi dari kolesterol baik, tentu untuk mengatasinya Anda membutuhkan bantuan medis. Biasanya dokter akan memberikan saran pada penderita untuk mengkonsunsi makanan penurun kolesterol.

Tags: , ,

Related to: 14 Gejala Kolesterol Tinggi Yang Jarang Orang Ketahui