3 Penyebab Arya Mengalami Berat Badan Hingga 190 KG Di Umur 10 Tahun

August 2, 2016

Arya Permana yang berusia 10 tahu bocah penderita serve obesity, lahir dengan berat badan normal 3,8 kg. Pada awalnya seperti anak lainnya, tidak ada yang aneh dari tumbuh kembang Arya.

Arya seperti kebanyakan anak lainnya yang berada di sekitar rumahnya di Karawang Jawa Barat. Namun, semuanya berubah ketika Arya gemar mengkonsumsi makanan dan minuman dalam kemasan diusianya yang menjelasng 5 tahun.

“Arya mengalami pertumbuhan yang drastis ketikan usia 4 sampai 5 tahun, ketika menginjak usia 8 ke 10 tahun beratnya naik hingga 72 kg,” jelas ayah Arya, Ade pada saat konferensi pers di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung Jawa Barat pada beberapa waktu lalu.

20160713arya-obesitas-002

Lalu, apa saja sebetulnya makanan dan minuman yang dikonsumsi Arya sampai beratnya melonjak cukup tajam seperti sekarang ini?

  1. Mie Instan, Ayahnya menjalaskan sebelum berkonsultasi kepada dokter anaknya sehari bisa makan sebanyak 4 kali. Ia juga seringkali mengkonsumsi mie instan. “Kalau makan mie instan, dia makan nasinya berkurang sehingga menjadi pengganti nasi, sekali makan mie instan sebanyak 2 bungkus,” ungkap Ade.
  2. Minuman Kemasan, menurut Ade anaknya itu terkadang sering sulit tidur. Ketika sulit tidur maka dia akan mengkonsumsi minuman rasa jeruk kesukaannya, jika dihitung ternyata dia bisa menghabiskan sekitar 20 gelas minuman kemasan. Ade sempat melarangnya, namun anaknya itu akan nangis sampai berguling-guling jika dilarang.
  3. Mengkonsumsi 6000 kalori sehari, menurut Ketua Tim Penanganan Pasien Arya, dr Julistyo TB Djais, SpA(K), mengatakan bahwa Arya pada usia 5 tahun memiliki berat 90 kg, dan saat ini mencapai 190 kg. Arya makan sebanyak 4-5 kali sehari sebanyak 2 porsi, lauknya 1 potong, sayurnya 1 porsi, Arya juga gemar minum minuman kemasan hingga 20 gelas sehari serta es krim. Sehingga total kalori yang dikonsumsi Aria sebanyak 3.000 KKal. Arya sudah disarankan oleh tim dokter untuk melakukan diet sampai akhirnya turun sekitar 4 kg, namun pasca lebaran beratnya kembali naik.
Baca Juga  Penyebab Utama Obesitas Ternyata Karena Ini

Dokter menghimbau kepada keluarga, jika Arya tidak dapat ditekan konsumsi makannya selama di rumah maka akan percuma perawatan selama di rumah sakit.

Sebagus apapun usaha dokter untuk menurunkan berat badan Arya, jika kembali ke rumah dan kembali kepada aktivitas semula maka akan percuma. Maka peran orang tua untuk menjaga Arya betul-betul dibutuhkan.

Tags:

Related to: 3 Penyebab Arya Mengalami Berat Badan Hingga 190 KG Di Umur 10 Tahun