500.000 Penduduk Di Kalimantan Barat Terdeteksi Menderita Hepatitis

August 13, 2016

Datang kabar baru lagi dari Kalimantan Barat, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. HM. Subuh MPPM mengabarkan setidaknya mencatat ada sekitar 500.000 penduduk dari Kalimantan Barat tersebut menderita penyakit hepatitis. Penyakit satu ini memang berasal dari virus yang mengakibatkan gangguan pada kesehatan manusia.

Menurut perhitungan tersebut merupakan asumsi berdasarkan survey masyarakat Indonesia termasuk Kalbar yang menyumbang 10 persennya. Subuh mengatakan bahwa di Indonesia sendiri terdapat lima jenis penyakit hepatitis yang menyerang, itu saja yang bisa diobati hanya satu saja yaitu hepatitis jenis C. Dari kelima Hepatitis tersebut dari jenis A sampai jenis E memang harus diwaspadai karena cara penyebarannya juga berbeda dari tiap jenisnya.

Hepatitis di kalimantan barat

Ilustrasi virus Hepatitis

Ada virus hepatitis yang mudah disembuhkan ada juga virus hepatitis yang sulit disembuhkan. Pada jenis hepatitis B saja yang 80 persen sudah menyerang tubuh bisa menyebabkan kronis yang akan mengakibatkan kanker hati dan pengecilan ukuran hati. Jadi bisa disimpulkan bahwa penyakit satu ini memang sangat berbahaya sekali jika dibiarkan. Subuh juga menambahkan bahwa Kalbar memang rawan sekali terhadap penyebaran virus selain dari hepatitis, masih ada endemik virus dari demam berdarah yang juga banyak terjadi.

Baca Juga  Ternyata Penyakit Hepatitis Dapat Tertular Dari Ciuman

Walau merupakan daerah yang rawan terhadap penyebaran tersebut tetapi sudah banyak orang yang sadar dan menggelar banyak aksi nyata untuk mengenal lebih jauh dari penyakit tersebut dan cara mencegahnya. Pemerintah juga secara aktif memberikan vaksin dan sosialisasi mengenai cara penyegeraan virus dan menjaganya agar tidak sampai menyebar.

Pada hari Minggu lalu (7/8) di GOR Parangkusuma, Pontianak, Kalbar menggelar peringatan hari hepatitis sedunia yang ke-7 tahun 2016 ini. Tema yang digunakan sendiri yaitu ketahui hepatitis saatnya bertindak. Dari situ masyarakat setempat tahu arti pentingnya penyakit ini dan lebih menjaga kesehatan tubuh agar tidak terjangkit virus yang sama. Subuh kembali menghimbau pada masyarakat untuk lebih menjaga kesehatan karena mencegah lebih baik daripada mengobati, pola hidup yang sehat ditambah cuci tangan sebelum makan akan membuat kemungkinan terjangkit akan kecil.

Virus seperti ini memang harus dihindari karena penyebarannya jika dibiarkan akan merusak bagian tubuh dari dalam. Apalagi dari pernyataan Subuh sendiri yang mengatakan bahwa virus hepatitis bisa berdampak pada kanker hati dan sangat berbahaya. Memang pada jenis hepatitis C bisa disembuhkan tetapi untuk jenis lainnya hanya bisa diberikan vaksin dan cara pencegahan karena jika sudah terjangkit akan susah dalam mengobatinya. Beberapa saran yang diperlukan untuk menjaga pola hidup haruslah dijalankan sedini mungkin.

Baca Juga  Peraturan Baru Terlambat Bayar 1 Bulan BPJS Kesehatan Anda Akan Dinonaktifkan

Pada perayaan hari hepatitis sedunia lalu (7/8) terlihat sangat meriah dengan partisipasi masyarakat akan arti pentingnya menghindari virus ini. Banyak masyarakat yang antusias dalam ikut serta acara tersebut juga ditambah dengan pengetahuan baru dari cara penyebaran virus sampai cara mencegahnya dengan tepat. Perayaan yang sama setiap tahunnya akan memberikan kontribusi penting dalam Kalbar untuk terhindari hepatitis. Penyakit ini memang bisa menular antara satu orang dengan orang lainnya, maka dari itu perlu diwaspadai agar tidak sampai menyebar ke daerah yang lainnya.

Namun walau sudah diselenggarakan tersebut masih banyak juga yang tidak menyadari atau tidak memperdulikan arti penting penyakit hepatitis tersebut. Subuh menghimbau tidak hanya pada masyarakat Kalbar saja tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia agar bisa bebas dari pengaruh virus satu ini.

Tags:

Related to: 500.000 Penduduk Di Kalimantan Barat Terdeteksi Menderita Hepatitis