Penyakit AIDS/HIV, Penyebaran, Tes Infeksi dan Penangananya

December 11, 2015

AIDS/HIV di Indonesia dan Perkembanganya – HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency virus. Virus ini menyerang dari sistem kekebalan tubuh. Virus ini juga melemahkan kemampuan tubuh dalam menahan infeksi dan penyakit.

HIVAIDS-Alodokter1

Jarum Suntik Media penyebaran HIV/AIDS

Beberapa penularan pada virus HIV/AIDS adalah sebagai berikut:

  • Melalui transfusi darah/produk darah yang sudah tercemar HIV
  • Ibu hamil positif HIV kepada bayi nya selama masa kehamilan, persalinan dan/atau waktu menyusui
  • Berbagi alat suntik dengan orang yang positif mengidap HIV, terutama di kalangan pengguna narkotika suntik
  • Hubungan seks tanpa kondom

Obat untuk HIV belum di temukan, akan tetapi ada berbagai cara pengobatan yang dapat digunakan untuk memperlambat perkembangan penyakit HIV. Pengobatan membuat seseorang yang terinfeksi HIV agar hidup lebih lama sehingga bisa menjalani hidupnya dengan normal.

Dengan Segera diagnosis HIV dan penanganan secara efektif, penderita HIV tidak akan berubah menjadi AID. Apabila sudah menjadi AIDS maka itu berarti sudah stadium akhir dari infeksinya virus HIV. Pada tahapan ini, kemampuan tubuh seseorang untuk melawan atau mempertahankan infeksi sudah hilang sepenuhnya

HIV/AIDS di Indonesia

Secara global, infeksi HIV/AIDS mengalami angka penurunan. Semua dikarenakan oleh intervesi pola komunikasi yang mengalami perubahan, Seperti pemakaian kondom, pencegahan transmisi dari kampanye khitan, Ibu-Anak dan pencegahan lainnya. Infeksi HIV baru saja mengalami penurunan dalam satu decade terakhir. Pada Tahun 2013, infeksi HIV dunia Mencapai 2.3 juta. Mengalami penurunan sebanyak 33% sejak tahun 2001.

Pada awalnya ditemukan infeksi HIV pada tahun 1987 hingga Desember 2013, HIV tersebar di 368 dari 497 kabupaten/ kota di seluruh wilayah propinsi Indonesia. Bali Propinsi yang pertama ditemukan nya infeksi HIV/AIDS.

Setiap 25 menit nya di Indonesia, Satu orang akan mengalami infeksi HIV. Satu dari lima orang yang terkena infeksi usianya di bawah 25 tahun. Proyeksi yang di keluarkan Kementrian Kesehatan Indonesia memperlihatkan, tanpa adanya program percepatan pencegahan HIV, lebih dari 500.000 orang Indonesia akan positif terinfeksi HIV pada tahun 2014. Papua, Jakarta dan Bali berada posisi paling besar dalam penyebaran kasus HIV baru per 100.000 orang. Jakarta memiliki angka terbesar dari kasus baru tersebut, pada tahun 2011 yaitu sebesar 4.012 kasus.

Penyebaran HIV

HIV adalah jenis virus yang tidak kuat atau rapuh, artinya tidak dapat bertahan lama di luar tubuh manusia. HIV dapat ditemukan di cairan tubuh dari orang yang terinfeksi. Cairan itu seperti sperma, cairan vagina, cairan anus, darah dan ASI. HIV tidak menyebar melalui keringat atau urin.

penularan-hiv

Penularan HIV/AIDS

Di Indonesia faktor penyebaran dan penyebab virus HIV? AIDS terbagi menjadi 2 kelompok utama, antara lain melalui hubungan seks sembarang dan berganti jarum suntik saat menggunakan narkotika.

Baca Juga  Gejala dan Pengobatan Penyakit Gondongan Pada Anak

Beberapa cara penyebaran HIV sebagai berikut:

  • Memakai jarum, suntikan dan perlengkapan menyuntik lain yang sudah terkontaminasi, misalnya spon dan kain pembersih nya.
  • Penularan dari ibu kepada bayi pada masa kehamilan, ketika melahirkan atau menyusui.
  • Melalui seks oral.
  • Melalui transfusi darah dari orang yang terinfeksi.

Tes Infeksi HIV

Jika Anda merasa pernah memiliki resiko terinfeksi Virus HIV, satu-satunya cara untuk memeriksa nya adalah dengan melakukan tes HIV yang disertai oleh konseling. Segeralah kerumah sakit terdekat yang terpercaya seperti (klinik VCT) untuk melakukan tes HIV. Dengan tes maka hasilnya akan di ketahui apakah terdiagnosis HIV pada tubuh anda.

Penduduk-Indonesia-Terkena-HIV-AIDS

Virus HIV/AIDS

Layanan tes konseling dan HIV di sebut sebagai VCT (Voluntary Consoling and Testing) atau di Indonesia di sebut KTS (Konseling dan Tes HIV sukarelawan). Tes ini bersifat sukarela dan rahasianya terjaga. Sebelum tes nya dimulai, akan diberikan konseling terlebih dahulu. Konseling ini bermaksud untuk mengetahui tingkat infeksi dan pola hidup keseharian nya. Setelah tahap ini, di lanjutkanya step kedua yaitu

Cara Menghadapi Hasil tes HIV?

Tes HIV pada umumnya berupa tes darah untuk memastikan apakah adanya antibody terhadap HIV di dalam sempel darah. Maksudnya adalah antibody sebagai protein yang diproduksi oleh sistem kekebalan untuk menjaga dan menyerang kuman atau bakteri tertentu yang mengancam tubuh.

Ada beberapa tempat untuk melakukan tes HIV. Anda bisa menanyakan pada rumah sakit atau klinik kesehatan terdekat. Di Indonesia, terdapat beberapa yayasan dan organisasi yang fokus untuk urusan HIV/AIDS, di antaranya:

Pasti nya ada tempat untuk melakukan tes HIV ini. Anda bisa menanyakan pada klinik atau rumah sakit terdekat. Di Indonesia sendiri terdapat organisasi dan yayasan yang bertujuan fokus untuk urusan HIV/AIDS di antaranya:

  • Yayasan Orbit
  • Komunitas AIDS Indonesia
  • Yayasan Spiritia
  • ODHA Indonesia
  • Himpunan Abiasa
Baca Juga  Berhati-hatilah dengan Paparan Bahan Kimia!

Sedangkan untuk lembaga pemerintah yang bentuk khusu untuk urusan menangani HIV/AIDS adalah KPAN (Komisi Penanggulangan AIDS Nasional).

Apabila hasilnya memang positif, anda akan di rujuk menuju perawatan rumah sakit spesialis HIV atau klinik. Nantinya akan diperlukan tes darah lainnya. Tes ini untuk mengecek dampak dari HIV kepada sistem kekebalan tubuh anda. Anda bisa juga memberikan tentang bagaimana penanganan yang bisa dilakukan.

Langkah Pengobatan Bagi Penderita HIV

Walaupun obatnya blum ada untuk penyembuhan sepenuhnya, akan tetapi langkah dalam pengobatan HIV yang ada saat ini cukup efektif. Pengobatan yang dilakukannya dapat memperpanjang hidup bagi penderita HIV dan mereka bisa menjalani aktivitas hidup yang sehat.

Terdapat obat dengan nama yang dikenal antiretroviral (ARV) berfungsi untuk menghambat virus dalam merusak kekebalan tubuh. Obat-obatan di berikan secara rutin berbentuk tablet yang dikonsumsi tiap hari. Biasanya anda akan disarankan untuk pola hidup sehat. Contohnya, Makanan sehat, vaksin flu tahunan, tidak merokok, dan vaksin pneumokokus diberikannya Lima tahunan. Hal ini tujuannya untuk mengurangi resiko terkena penyakit berbahaya.

Tanpa pengobatan, orang yang terserang HIV sistem kekebalan tubuhnya akan menurun drastis berdampak sangat buruk, mereka cenderung menderita penyakit berbahaya nyawa nya sendiri seperti penyakit kanker. Hal ini dikenal dengan stadium akhir HIV yaitu AIDS.

Cara Pencegahan HIV

pencegahan-hiv

Pencegahan HIV/AIDS

Cara terbaik saat ini untuk mencegah HIV adalah dengan tidak melakukan hubungan seks sembarangan, dan jangan pernah berbagi peralatan suntik apapun seperti jarum. Semua yang pernah berhubungan seks tanpa menggunakan pengaman dan berbagi jarum suntik, beresiko tinggi terinfeksi HIV

Semoga artikel ini Membantu.

Tags: , , , ,

Related to: Penyakit AIDS/HIV, Penyebaran, Tes Infeksi dan Penangananya