Amankah Saat Hamil Berhubungan Badan? Berikut ini Adalah Penjelasannya

August 2, 2016

Menjalin hubungan seksual saat hamil tergolong aktivitas yang aman

Beberapa wanita hamil mungkin merasa berhubungan seks ketika masa kehamilan, apalagi di trimester pertama enggan untuk dilakukan apalagi masa itu wanita hamil sering merasa mual dan capek/lelah. Seorang suami juga mungkin memiliki perasaan bahwa melakukan hubungan seksual akan membahayakan kondisi bayi dalam kandungan istrinya. Namun sebetulnya, hubungan seksual disaat istri hamil tidak akan membawa dampak buruk bagi janin.

Posisi berhubungan seksual saat hamil

Posisi tradisional saat berhubungan seksual adalah posisi yang paling aman dan nyaman bagi wanita hamil. Akan tetapi kelamaan berbaring terlentang akan membuat pembuluh darah tertekan oleh janin. Hal itu akan membuat kepala pening karena tekanan pada panggul. Jadi posisi yang paling dianjurkan yaitu berhubungan dari belakang atau samping.

Selain itu, bagi anda yang senang melakukan seks oral itupun aman dilakukan asalkan anda tidak meniupkan udara ke dalam vagina. Udara yang masuk melalui vagina dapat membuat pembuluh darah terhambat sehingga menyebabkan emboli udara. Hal ini yang bisa mempengaruhi jantung dan akibatnya dapat mengancam keselamatan nyawa si bayi.

Hamil

Disamping itu, seks anal tidak diperbolehkan karena dapat menyebarkan infeksi dari dubur ke vagina. Cara seks seperti ini juga tidak dianjurkan bagi wanita hamil yang mengidap hemoroid.

Baca Juga  Sedang Stres atau Memiliki Fobia Berlebih? Yuk, Obati Dengan Meditasi

Saran yang dianjurkan sebaiknya ketika anda berhubungan seks yaitu menggunakan kondom, kondom diharapkan mampu menjaga agar bayi yang ada di dalam kandungan tidak terinfeksi sehingga dapat membahayakan kesehatan bayi anda.

Adakah Risiko yang Mungkin Timbul?
Bayi dalam kandungan dilindungi cairan ketuban dan terdapat otot yang kokoh menopang rahim. Orgasme melalui atau tanpa melalui senggama itu tidak akan berpengaruh pada bayi anda lahir dalam keadaan premature. Akan tetapi berhubungan seks dapat memiliki resiko menyebabkan gangguan pada janin, yaitu:

  • Potensi keguguran dapat disebabkan oleh banyak faktor, itu juga dapat dipengaruhi pada gangguan aktifitas seks yang dilakukan, selain itu dapat menyebabkan kromosom yang tidak normal.
  • Kontraksi uterus. Ini adalah kontraksi yang berbeda saat terjadi menjelang kelahiran bayi anda.
    Sekalipun melakukan hubungan seks saat hami terbilang aman, namun ada saatnya dimana seorang ibu hamil sebaiknya tidak melakukan seks.
  • Ketika mengalami kebocoran air ketuban
  • Mengalami pendarahan yang tidak terjelaskan
  • Memiliki riwayat persalinan premature
  • Terjadinya pembukaan ramih terlalu awal
  • Mengalami placenta privea, adalah ketika plasenta melekat pada bagian bawah rahim hingga menutup bukaan leher rahim.
Baca Juga  Remaja Ciptakan Alat untuk Pernapasan Agar Terhindar Asap Rokok

Seks merupakan kebutuhan biologis setiap manusia, apalagi bagi pasangan suami istri hal itu sudah menjadi hak dan kewajiban. Bisa dibayangkan ketika aktivitas itu harus terhenti selama 9 sampai 10 bulan lamanya. Oleh sebab itu tidak ada larangan bagi pasangan suami istri dan istrinya sedang masa hamil untuk melakukan senggama. Tinggal bagaimana dapat mensiasati proses senggama yang sesuai bagi ibu hamil.

Seperti yang telah dijelaskan di atas terdapat beberapa cara yang sebaiknya dilakukan dalam berhubungan intim ketika wanita sedang hamil. Yaitu dengan cara bersenggama dari belakang atau samping. Atau ketika anda takut karena ada resiko-resiko yang dapat saja terjadi ketika anda bersenggama, ada baiknya hal tersebut tidak dilakukan. Namun anda masih tetap dapat berhubungan seks tanpa harus bersenggama.

Anda dapat melakukannya dengan ciuman, pelukan, memijit pasangan anda. Atau jika anda terkendala jarak, anda dapat melakukannya lewat telpon. Itulah seputar informasi mengenai amankah berhubungan intim seks saat hamil.

Tags:

Related to: Amankah Saat Hamil Berhubungan Badan? Berikut ini Adalah Penjelasannya