Apa Yang Terjadi ASI Tidak Keluar Setelah Melahirkan Berikut Penjelasannya

August 10, 2016

Makanan bayi yang paling baik pasca melahirkan adalah ASI (Air Susu Ibu), pemberian ASI eksklusif ini sangat disarankan kepada bayi hingga berusia 6 bulan. Karena, ASI mengandung cemua vitamin serta nutrisi yang dibutuuhkan bayi dan dapat melindungi bayi dari penyakit yang menyerangnya.

Tapi, tidak semua ibu yang beruntung dapat langsung memberikan ASI setelah melahirkan, hal itu karena ASI tidak kunjung keluar atau keluar hanya sedikit serta tidak lancar menjadi hambatan bagi ibu ketika pertama kali menyusui.

Ada beberapa penyebab yang membuat si Ibu tidak langsung atau sedikit mengeluarkan ASI pasca melahirkan.

1000x665_0_0_1000_665_2282c67165ce19450e70e4805401725346ecb8f2

Dikutip dari babycenter menjelaskan ibu yang melahirkan dengan operasi cesar yang tidak terncana dapat menyebabkan sulitnya memperoleh ASI. Payudara yang membengkak juga bisa mengganggu produksi ASI. Penyebab lainnya bisa dari plasenta yang tertinggal pasca melahirkan yang menyebabkan bagian plasenta mengalami pendarahan. Ibu yang mengalami stress selama kehamilan juga dapat menyebabkan ASI tidak dapat keluar. Di samping itu, Ibu hamil yang menderita penyakit diabetes gestasional pun dapat memungkinkan ASI keluar tidak lancar.

Menurut penelitian, sebetulnya ASI sudah mulai terbentuk sekitar usia 16-22 minggu kehamilan. Itu dikatakan oleh dua orang pakar ASI dr. Utami Roesli, SpA.,MBA.,IBCL.,FABM dan juga Dr. Jeanne-Roos Tikoalu,SpA,IBCLC, seperti yang dikutip Okezone.

Ketika plasenta telah keluar maka hormon kehamilan dengan sendirinya akan menurun. Dan hormon pembuat ASI (hormone prolaktin) akan bertambah banya serta semakin meningkat jumlahnya.

Baca Juga  Makanan Ibu Hamil Muda agar Tidak Mual

ASI akan mulai bertambah banyak setelah satu sampai tiga hari setelah ibu melahirkan. Semakin sering ASI disedot oleh si bayi maka produksinya akan semakin banyak. Secara alami maka payudara akan membengkak pada hari ke-2 dan ke-3 setelah melahirkan.

Saat ASI belum keluar, seharusnya ibu tidak usah panic yang berlebihan. Karena, ASI yang belum keluar pada pekan pertama setelah bayi lahir merupakan kondisi yang cukup normal. Dikutip dari Kids Health, ASI baru akan mulai keluar setelah dua sampai tiga hari pasca melahirkan.

Stimulasi ASI

Dikutip dari Kompas.com, menurut Inna Banani dari Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), ASI akan mulai keluar saat putting payudara memperoleh rangsangan dari mulut bari. Rangsangan ini akan membuat hormone oksitosin yang meningkat dan payudara akan mengeluarkan ASI.

Maka yang perlu dilakukan oleh ibu adalah meningkatkan hormone oksitosin yang merangsang otot polos di sekitar alveoli, yaitu pada saluran yang memproduksi ASI, untuk dapat mengerut.

Pikiran akan mempengaruhi oksitosin, jika si ibu memiliki fikiran positif, maka oksitosin akan tinggi dan pengaliran ASI akan berjalan lancar. Namun sebaliknya jika berfikiran negative maka akan terhambat aliran ASInya.

Baca Juga  ASI Terasa Pedas Apabila Ibu Makan Makanan Pedas? Fakta Atau Mitos

Anda bisa mempraktekkan tips dari Inna Banani ini dalam merangsang peningkatan hormon oksitosin dangen menghilangkan rasa cemas serta tetap tenang supaya otak anda terangsang dan memerintahkan pengeliaran oksitosin, sehingga akan mengeluarkan ASI. Selain itu, teknik memijat payudara, merangsang putting susu pun dapat merangsang keluarnya ASI.

Tags:

Related to: Apa Yang Terjadi ASI Tidak Keluar Setelah Melahirkan Berikut Penjelasannya