Bahaya Cahaya Lampu yang Mengerikan Untuk Kesehatan

August 2, 2016

Mungkin selama ini Anda menganggap paparan dari cahaya lampu aman untuk tubuh. Tetapi pada sebuah hasil penelitian terbaru mengemukakan bahwa lampu dapat membuat tubuh menjadi raput, otot jadi layu serta dapat melemahkan tulang.

Lampu

Lampu

Penelitian tersebut dilakukan dengan membuat percobaan pada tikus yang diletakkan dibawah paparan cahaya lampu secara terus-menerus selama kurun waktu enam bulan. Sama halnya dengan teknik menyiksa yang sering digunakan oleh pasukan keamanan di seluruh dunia.

Saat dilakukan pemeriksaan, tikus-tikus tersebut menjadi kehilangan kekuatan pada ototnya dan mengalami gejala awal osteoporosis. Tidak hanya itu saja, sistem kekebalan tubuh mereka juga terlihat seperti bereaksi pada sebuah infeksi.

Para ilmuwan yang terlibat dalam penelitian tersebut menyampaikan, intinya adalah siklus alami dari siang ke malam sangatlah penting untuk binatang.

“Mungkin dulu kita berpikir, kalau terang dan gelap itu tidak berbahaya atau stimulus netral bagi kesehatan. Tetapi, kini kami menyadari bahwa ini tidak lagi sama berdasarkan hasil akumulasi penelitian yang dilakukan di laboratorium di seluruh dunia. Semuanya menuju ke arah yang sama,” tutur Profesor Johanna Mejer yang merupakan pemimpin penelitian dari Leiden University Medical Centre di Belanda seperti yang dilansir dari laman Independent.

Baca Juga  Waspada Daftar 14 Rumah Sakit Pengguna Vaksin Palsu

“Penelitian yang kami lakukan menunjukkan bahwa ketiadaan ritme alam akan menyebabkan terjadinya gangguan besar pada berbagai aspek kesehatan,” ujar Profesor Mejer.

Meskipun demikian, laporan hasil penelitian yang dikeluarkan oleh jurnal Current Biology tersebut mengemukakan, kalau tikus yang dijadikan sebagai alat percobaan dalam penelitian tersebut kembali pulih setelah mereka mendapatkan cahaya alami.

Namun demikian, laporan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Current Biology tersebut menyatakan kalau tikus percobaan kembali pulih setelah mereka mendapatkan cahaya alami.

“Kabar baik dari penelitian yang kami lakukan adalah kami menunjukkan bahwa efek negatif terhadap kesehatan itu dapat diperbaiki saat siklus terang-gelap alami dikembalikan,” kata Profesor Mejer.

Selain itu, para peneliti juga menganjurkan agar paparan dari cahaya perlu diperhatikan, terutama untuk orangtua dan orang yang lemah.

Terdapat sekitar 75% populasi di dunia ini terkena paparan cahaya lampu pada malam hari dan paparan cahaya yang tidak pernah berhenti di ruang perawatan intensif merupakan hal yang paling umum dilakukan. Dan persoalan ini juga dapat memberikan dampak pada pekerja malam hari.

Baca Juga  8 Tips Menurunkan Berat Badan Terbukti Sangat Efektif

“Kemungkinan hal ini tidak terlalu mengejutkan. Ini karena kehidupan itu berputar di bawah tekanan siklus terang dan gelap. Kita sepertinya sudah dioptimalkan untuk hidup berada di bawah siklus ini, sedangkan di sisi lainnya kita sekarang terpengaruh karena siklus ini berkurang,” tutur Profesor Meijer.

 

Related to: Bahaya Cahaya Lampu yang Mengerikan Untuk Kesehatan