Balita Menderita Penyakit Gatal Setelah Di Imunisasi Efek Vaksin Palsu

August 10, 2016

Terdapat sedikitnya lima bayi dengan usia di bawah lima tahun (balita) di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur yang mengalami gatal-gatal setelah disuntik imunisasi di Pos Pelayanan Penduduk (Posyandu) setempat.

Salah satu dari lima balita tersebut yaitu berinisial URZ yang merupakan anak kandung dari Rusmini. Bayi yang baru berusia lima bulan tersebut langsung mengalami gatal-gatal usai di suntik imunisasi dan seluruh tubuhnya berwarna kemerahan.

lima-balita-menderita-gatal-gatal-usai-diimunisasi-Y1SyZWDSnP

Padahal menurut Rusmini, sebelum anaknya disuntik imunisasi pada bagian pantatnya, anaknya tersebut tidak apa-apa dan masih sehat sama sekali tidak ada keluhan. Bahkan hal yangsama juga dialami bayi-bayi lain di lingkungannya.

“Pada awalnya anak saya sehat, namun setelah diimunisasi langsung gatal-gatal seperti ini,” ucap Rusmini kepada wartawan sambil menunjukkan penyakit gatal yang menyerang anaknya.

Rusmini pun sempat membawa anaknya ke Puskesmas untuk memeriksa kondisi anaknya itu. Namun dari keterangan pihak kesehatan puskesmas anaknya menderita gatal-gatal akibat alergi susu formula.

“saya sudah coba ganti susunya tapi hasilnya tetap saja, gatal-gatal anak saya tidak kunjung sembuh,” ucap Rusmini.

Baca Juga  8 Obat Sakit Gigi Berlubang yang Ampuh pada Pertolongan Pertama

Selain itu, dokter di Puskesmas Larangan, dr Swiandini Kumala pun menegaskan bahwa penyakit tersebut bukan akibat dari imunisasi, karena tidak ada korelasinya antara imunisasi dengan penyakit kulit.

“Setelah saya lakukan pemeriksaan ternyata penyakit semacam jamur, jika satu orang karena popok, jadi saya obati,” ungkap Swiandini.

Tapi Swiandini mengakui bahwa sebelum bayi menderita gatal-gatal, para balita tersebut memang sempat diberikan beberapa imunisasi yaitu imunisasi Difteri dan Tetanus. Namun ia menegaskan bahwa Pamekasan aman dan tidak ada peredaran vaksin palsu.

Dinas kesehatan Pamekasan jelas membantah jika lima bayi yang pernah diimunisasi terkena vaksin palsu. Mereka menduga gatal-gatal yang dialami bayi tersebut adalah disebabkan oleh alergi.

“Saya sudah mengkroscek kelima bayi tersebut. Bukan imunisasi namun jamur atau penanganan bayi yang kurang sehat,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan, Ismail Bey.

“Tidak ada hubungannya dengan imunisasi. Kami akan terus pantau perkembangan bayi tersebut,” ucapnya.

Sekali lagi pihak Puskesmas menegaskan bahwa tidak adanya korelasi antara imunisasi dengan penyakit gatal-gatal pada kelima bayi tersebut. Dan daerah Pamekasan aman dari peredaran vaksin palsu.

Baca Juga  Waspada Daftar 14 Rumah Sakit Pengguna Vaksin Palsu
Tags:

Related to: Balita Menderita Penyakit Gatal Setelah Di Imunisasi Efek Vaksin Palsu