Berdasarkan Data Sudah 327 Anak Di Imunisasi Ulang

August 2, 2016

Dari data Satuan Tugas Penanggulangan Vaksin Palsu sampai tanggal 21 Juli menungjukkan sedah 327 anak yang telah diimunisasi ulang. Diprediksi akan bertambah karena pendataan korban terus berlanjut.

Proses imunisasi ulang terdapat di beberapa lokasi seperti Puskesmas Ciracas berjumlah 194 anak, RSU Kecamatan Ciracas sebanyak 28 anak, RS Kesdam Cijantung sebanyak 10 anak, RS Polri Kramat Jati 31 anak, RSUD Pasar Rebu 15 anak, RSIA Sayang Bunda sebanyak 8 anak dan RS Harapan Bunda sebanyak 41 anak.

021

Elizabeth Jane Soepardi selaku Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan pada Jumat (22/7) mengatakan, imunisasi ulang dilakukan untuk membangun kekebalan tubuh dari penyakit tertentu yang tidak didapat pada vaksin palsu. “Semua anak harus dilindungi dengan imunisasi,” ucapnya.

Jane menambahkan, setelah adanya penggunaan vaksin palsu pada beberapa fasilitas kesehatan, semua data vaksin palsu telah disita polisi sebagai barang bukti.

Dengan dibantu Satgas Penanggulangan Vaksin Palsu, Badan Reserse Kriminal Polri telah memilah data untuk mencari siapa saja yang mendapat vaksin palsu. Proses pendataan perlu waktu sehingga data jumlah anak yang menerima vaksin palsu sebelumnya belum diketahui secara menyeluruh.

Baca Juga  Sudah Diduga Akan Banyaknya Jumlah Korban Vaksin Palsu, Sudah 165 Anak di Kota Bekasi Saat ini Yang Terdata

Namun, Ketua Satgas yang menjabat sebagai Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Maura Linda Sitanggang menjelaskan, para orang tua yang merasa ragu meskipun anaknya belum dinyatakan sebagai korban dapat langsung datang ke posko pelayanan pemeriksaan kesehatan imunisasi ulang untuk berkonsultasi.

Imunisasi ulang maupun tidak setelah konsultasi menjadi keputusan medis setelah melalui penilaian. “Karena itu, komunikasi kesehatan dengan masyarakat amatlah penting,” kata Linda.

Jane menyebutkan, meski membuat risau banyak orangtua yang anaknya menerima vaksin palsu di rumah sakit yang terduga menggunakan vaksin palsu, kasus itu sampai kini tidak mengganggu program imunisasi dasar wajib pemerintah.

Akan tetapi, sejumlah fasilitas kesehatan tidak dapat bersedia melayani imunisasi ulang. Direktur Rumah Sakit Ibu dan Anak Sayang Bunda di Pondok Ungu Bekasi, Tegus Nurwanto secara tertulis mengakui permintaan pemeriksaan kesehatan dan juga vaksinasi ulang dari orang tua anak korban vaksin palsu. RSIA Sayang Bunda pun menunggu arahan dari Kementerian Kesehatan terkait ganti rugi secara materi.

Baca Juga  Ternyata Masih Banyak Perusahaan yang Belum Mengikuti BPJS

Ketua Ikatan Dokter Indonesia Aman Bhakti mengatakan, imunisasi nasional dan pemerintah telah berhasil menekan jumlah kasus penyakit dan kejadian luar biasa penyakit. “Jumlah populasi di Asia Pasifik terbesar setelah Tiongkok dan India. Tidak mudan dan imunisasi kita mencakup kepulauan dari Sabang sampai Merauke,” tuturnya.

KLB penyakit di beberapa daerah beberapa tahun terakhir bukan dikarenakan vaksin palsu, namun cakupan imunisasi yang rendah. Pada februari, Kabupaten Cirebon dan Majalengka Jawa Barat telah menetapkan KLB difteri. Dari hasil pemeriksaan waktu itu, daerah itu memiliki riwayat imunisasi yang tidak lengkap.

Tags:

Related to: Berdasarkan Data Sudah 327 Anak Di Imunisasi Ulang