Cegah Kekerasan Anak Mulai Dari Sekarang Dan Dari Keluarga Terdekat

August 3, 2016

Kekerasan terhadap anak tidak hanya akan berdampak pada fisik si anak, namun akan berdampak pada psikis dan sosial. Ketiga hal tersebut dapat berakibat fatas yang dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan dan menghambat proses pertumbuhan serta perkembangan anak.

Anung Sugihantono selaku Dirjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan, anak adalah kelompok yang amat rentan mengalami kekerasan. Banyak hal yang dapat menimbulkan kekerasan terhadap anak, namun dengan kehadiran orang tua dan keluarga sangat penting untuk mencegah terjadinya kekerasan anak.

image.php

“Selayaknya kita saat ini bersama harus memberikan perhatian besar pada pertumbuhan serta perkembangan anak, hal itu merupakan upaya dalam mempersiapkan generasi sehat dan berkualiatas,” ucap Anung pada peringatan Hari anak Nasional (HAN) dengan tema “Membangun Budaya Positif dengan Memahami Tumbuh Kembang Anak Indonesia” di Jakarta, Minggu (31/7/2016).

Menurut Anung, semua pihak harus terlibat dalam menciptakan lingkungan anak yang kondusif, dimana itu akan menghasilkan generasi yang akan tumbuh dan bisa berkembang secara optimal untuk dapat melanjutkan pembangunan bangsa di masa depan.

Baca Juga  Wanita Ini Tidak Mandi Selama 30 Tahun, Apa Penyebabnya

Lanjut Anung menjelaskan, peringatan Hari Anak Nasional yang diselenggarakan setiap tanggal 23 Juli memiliki tujuan untuk dapat membentuk kepedulian bangsa Indonesia mengenai pemenuhan hak anak untuk menjadi generasi penerus yang memiliki kualitas, berprestasi, sehat serta memiliki akhlak mulia.

Pada momentum Hari Anak Nasional 2016 ini dia berkata, Kementerian Kesehatan memiliki enak pesan dan tips untuk mencegah terjadinya kekerasa di lingkup keluarga. Yaitu, memperbanyak komunikasi antara orang tua dan anak, bicara secara terbuka dari hati ke hati, mulai kenali anak dengan bagian-bagian tubuhnya dan jelaskan yang sifatnya pribadi dan ajarkan anak untuk dapat bersikap aertif serta berani mengatakan tidak untuk hal-hal yang menurutnya tidak benar.

Di samping itu, orangtua harus juga selalu berusaha mendampingin anak saat menonton audio visual serta internet, bekali anak dengan nilai moral, norma sosial serta agama sesuai dengan usia anak, dan juga perbanyak komunikasi dengan guru di sekolah mengenai kondisi anak anda.

Dikutip dari data Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), pada kurun waktu 2010-2015 terdapat 2.046 kasus kekerasa pada anak. Dimana 42% diantaranya adalah kejahatan seksual dan meningkat pada tahun 2012 sebanyak 2.637 dengan 62% kekerasa seksual. Tren di tahun 2015 juga akan terus meningkat, dengan tembus di angka 2.898 kasus, sekitar 59,3% diantaranya kasus kejahatan seksual.

Baca Juga  Kekerasan Terhadap Anak Semakin Banyak, Ini Pesan Kemenkes Untuk Orang Tua

Related to: Cegah Kekerasan Anak Mulai Dari Sekarang Dan Dari Keluarga Terdekat