Cuaca Buruk Penyakit Demam Berdarah Mulai Menyerang Masyarakat

August 8, 2016

Pemerintah Kabupaten Bandung meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai serangan nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD). Hingga Juni 2016 sedikitnya sudah 1.876 warga terjangkit DBD di Bandung. Jumlah tersebut meningkat tajam dari 2015 yang hanya 958 orang saja warga yang terjangkit virus yang menyebar melalui nyamuk aedes aegypti tersebut.

“Tahun lalu jauh lebih baik karena jumlahnya menurun dari tahun-tahun sebelumnya. Namun tahun ini ada peningkatan,” ujar Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Riantini, Rabu (5/8).

Untitled-9

Riantini mengatakan hampir di semua wilayah Kabupaten Bandung cukup rentan terjangkit DBD. Dimana dari 31 Kecamatan, sekitar 23 diantaranya adalah daerah endemis, dan sisanya delapan kecamatan kasus DBD ditemukan secara sporadis.

“Kebanyakan kasus DBD ditemukan di kawasan perkotaan, yang padat penduduk dan daerah rawan banjir,”

Kasus DPD yang terlampau banyak ini terkadang membuat masyarakat merasa panic dan ingin melakukan langkah-langkah cepat dengan cara melakukan fogging.

Padahal, dengan melakukan fogging saja itu dinilai kurang efektif dalam membunuh nyamuk aedes aegypti.

Baca Juga  Cara Mencegah Kanker Rahim Dengan Pap Smears

“Telah ada penelitian bahwa nyamuk aedes aegypti sudah resisten atau kebal terhadap obat fogging,” ucapnya.

Menurut Riantini, cara pencegahan menggunakan bubuk abate ternyata lebih efektif dalam membasmi nyamuk jika dibandingkan dengan fogging. Sehingga, jika di suatu daerah tertentu terdapat kasus DBD, maka surveilans dari puskesmas akan mendatangi lokasi untuk mencari, membawa serta menganalisis jentik nyamuk yang ada.

“Bila terbukti, akan dilakukan penggunaan serbuk abate, penyuluhan dan juga pembersihan lingkungan,” ujarnya.

Dalam mencegah DBD, masyarakat pun harus melakukan pola hidup bersih serta sehat. Salah satu yang dapat dilakukan dengan meminimalisir tempat nyamuk dalam berkembang biak, seperti di wadah-wadah yang bisa menampung air.

Tidak cuma selokan, bak penampungan air, dan juga tumpukan sampah atau rongsokan, yang bisa menjadi tempat sarang dan perkembangbiakan jentik nyamuk aedes aegypti, tempat penampungan tetesan pada dispenser dan lemari es pun bisa menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti yang menyebabkan demam berdarah tersebut.

Untuk itu upaya mencegahan dan sosialisasi akan terus dilakukan oleh

Baca Juga  Lakukan 7 hal ini Agar Bisa Tidur Nyenyak Saat Malam Hari

Related to: Cuaca Buruk Penyakit Demam Berdarah Mulai Menyerang Masyarakat