Di Sukabumi Sekitar 188 Orang Penderita AIDS Meninggal Dunia

August 13, 2016

Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat tercatat sejak tahun 2014 lalu sampai 2016 ini sudah ada 118 orang penderita penyakit HIV/AIDS yang meninggal dunia menurut Data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA). Dari data tersebut termasuk banyak mengingat Sukabumi juga menjadi jaringan penyebaran dari virus penyakit tersebut.

Menurut Sekretaris KPA Kabupaten Sukabumi, Asep Surahman mengatakan bahwa total pengidap HIV dan AIDS ini sejak 2014 lalu ada sekitar 572 orang  dan untuk yang ODHA meninggal dunia karena tubuh mereka sudah tidak bisa menahan lagi virus tersebut. Menurutnya memang penyakit ini berbahaya karena menurunkan daya tahan tubuh secara berkala sampai beberapa tahun yang nantinya membuat penderitanya sudah tidak kuat lagi. Tambahnya lagi mengatakan bahwa ODHA yang meninggal dunia biasanya terjangkit penyakit lain seperti TBC dan flu dalam jangka waktu yang panjang.

HIV AIDS di Sukabumi

Ada beberapa fase jika sudah terserang penyakit tersebut seperti tahap awal pengembang biakan kemudian setelah menyebar baru menurunkan kekebalan tubuh sehingga penyakit lain akan mudah dalam menjangkitnya. Pada fase inilah ODHA diwajibkan mengonsumsi obat Antiretroviral (ARV) secara rutin dalam jangka waktu yang lama juga. Untuk dosis pemakaiannya memang bergantung dari jumlah virus dalam tubuh masing-masing penderita. Ditambah lagi tidak ada waktu jeda untuk mengonsumsinya karena jika tidak dikonsumsi selama satu hari saja perkembangan virus tersebut akan terus meningkat dan menggerogoti tubuh pada bagian dalam.

Baca Juga  Cara Menyamarkan Kulit Selulit Dengan Mudah dan Alami

Pada tahun ini saja tercatat ada sekitar 57 kasus baru penularan HIV dan mayoritas berusia produktif bahkan sebagian ada yang masih anak-anak. Asep menambahkan bahwa penularan HIV tersebut pada tahun ini sangat banyak karena adanya tren dimana mayoritas ODHA menyuntikkan narkoba ke dalam tubuhnya secara bergantian dengan orang lain sehingga mudah tertular virus yang sama. Dari dampak yang ditimbulkan dari narkoba masih ditambah lagi dengan penyakit virus HIV yang menular tersebut akan semakin mengundang pencabut nyawa untuk datang lebih singkat.

Cara yang bisa ditempuh dari setia pada pasangan, tidak bergonta-ganti pasangan, melakukan seks secara aman, menghindari penyebaran narkoba atau penyuntikan secara bergantian, dan berbagai hal lainnya bisa mengurangi penyebaran virus mematikan satu ini. Secara rutin warga memang harus melakukan pengecekan terhadap kesehatannya secara berkala agar dapat menanggulangi beberapa penyakit yang kemungkinan akan datang menyerang.

Pada penderita ODHA memang sudah ada pembinaan tersendiri untuk meningkatkan aktivitas dan pola hidup sehat agar bisa memerangi virus tersebut dan banyak diberikan semangat untuk hidup lebih berkepanjangan. Walau bisa terserang sebaiknya memang tetap harus menjaga kondisi tubuh agar selalu fit dalam memberikan pengaruh baik terhadap lingkungan. Menghindari beberapa media penularan dari HIV tersebut akan memberikan kontribusi yang besar karena bisa mencegah penyakit ini menyerang individu yang lainnya.

Baca Juga  Kota Vegetarian Pertama Di Dunia Semu Penduduknya Pemakan Sayuran

(Baca Juga : 22 Gay Terinfeksi HIV Di Sukabumi )

Saat ini banyak aksi nyata yang sudah dilakukan kaum muda dan pemerintah dalam menanggulangi penyakit mematikan ini dari penyuluhan sampai pengadaan aktivitas yang menjauhi perilaku buruk saat ini. walau begitu tetap membutuhkan partisipasi yang nyata dari masyarakat itu sendiri dalam mengurangi penularan dan menghindari aktivitas yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Banyak kasus juga yang bisa sembuh dari HIV / AIDS ini karena pengidapnya terus berjuang untuk bisa hidup lebih lama tetapi ada kemungkinan yang kecil saja untuk dapat sembuh dari penyakit tersebut. Untuk pengidapnya memang tidak boleh dijauhi karena semangat orang sekitarnya yang bisa membuatnya menjadi lebih bangkit dan melihat hari esok.

Tags: ,

Related to: Di Sukabumi Sekitar 188 Orang Penderita AIDS Meninggal Dunia