Dokter Indra Melanggar Hukum Polisi Sebut Karena Beli Vaksin Langsung dari “Sales”

August 2, 2016

Dokter Indra Sigiarno adalah salah satu nama dokter di RS Harapan Bunda yang berlokasi di Jakarta Timur. Dokter Indra mendapatkan suplai vaksin palsu tersebut dari seorang sales atau penjual obat yang menjualnya secara langsung kepada dia.

vaksin palsu

Menurut Brigjen Pol Agung Setya, Direktur Ekonomi Khusus Bareskrim Polri mengatakan, hal tersebutlah yang membuat tim penyidik menjerat dokter Indra dalam kasus peredaran vaksin palsu.

“Dokter tersebut langsung membelinya ke sales. Ini tidak boleh, karena menyalahi. Oleh karena itu dijadikan tersangka,” tutur Agung di Mabes Polri, Jakarta, belum lama ini.

Agung mengungkapkan, apabila perusahaan farmasi yang memasok vaksin palsu tersebut, maka perusahaan tersebutlah yang akan ditindaklanjuti secara hukum.

Akan tetapi, karena oknum dokter yang melakukan hal tersebut, maka dia (dokter Indra) dalam perkara ini harus bertanggung jawab.

Agung membantah penyidikan ini bukan bertujuan untuk menyudutkan dokter Indra yang menganggap bahwa dirinya hanya seorang korban, juga dokter-dokter lainnya yang terkait dalam persoalan ini.

Baca Juga  Korban Vaksin Palsu DPR Diminta Bergerak Cepat Untuk Terima Aduan

“Justru di dalam kasus vaksin ini kami melindungi dokter, tetapi berdasarkan sepanjang prosedur yang dijalankan,” ujar Agung.

Fahmi M Rajab, pengacara dari dokter Indra berpendapat, bahwa dokter boleh saja membeli obat secara langsung kepada salea yang menawarkan obat di rumah sakit.

Fahmi mengatakan, bahwa kliennya itu membeli vaksin dari seorang sales karena ketersediaan vaksin di RS Harapan Bunda sedang kosong.

“Di sini peran dokter kan punya wewenang. Kalau ada pasien yang mencari obat, tentu dokter harus membantu,” tutur Fahmi.

Fahmi menyampaikan, ketika stok vaksin di rumah sakit kosong, sales yang berinisial S datang menemui dokter Indra dan menawarkan obat.

Menurut Fahmi, sudah bukan rahasia lagi apabila sales datang menawarkan obat secara langsung ke dokter atau ke pihak rumah sakit.

“Dokter Indra menyampaikan, di dokter itu ada budaya, jika terjadi kelangkaan, dokter itu mencari. Karena dalam hal ini tujuannya untuk membantu pasien,” ujar Fahmi.

Dalam pernyataannya Fahmi menegaskan, bahwa kliennya itu tidak mengetahui jika vaksin yang dia gunakan itu ternyata palsu. Karena Indra juga memberikan vaksin palsu tersebut juga kepada anak serta cucunya.

Baca Juga  Fosil Terdapat Kanker Berumur 1.7 Juta Tahun Ditemukan

Akan tetapi dalam hal ini Fahmi tidak mengetahui, apakah penggunaan vaksin tersebut oleh Indra mendapatkan persetujuan dari RS Harapan Bunda atau tidak.

Di sini Fahmi justru menyalahkan pihak rumah sakit yang dianggap lalai sehingga vaksin palsu tersebut bisa masuk dan beredar.

 

Tags:

Related to: Dokter Indra Melanggar Hukum Polisi Sebut Karena Beli Vaksin Langsung dari “Sales”