Fosil Terdapat Kanker Berumur 1.7 Juta Tahun Ditemukan

August 4, 2016

Terlihat dari gambar menggunakan citra 3D yang digunakan oleh peneliti dalam mengidentifikasi sebuah fosil tua. Pada fosil ini terlihat adanya tipe kanker yang agresif yang disebut dengan ostesarkoma sekitar 1.7 juta tahun yang lalu. Pada wilayah Afrika Selatan sendiri memang banyak adanya fosil yang berusia ratusan hingga jutaan tahun yang lalu. Maka dari itu sering orang menyebut tempat ini sebagai tempat kelahiran umat manusia. Dari sinilah peneliti menemukan adanya kanker yang agresif pada salah satu fosil yang ditemukan.

kanker pada fosil

fosil ditemukan terdeteksi ada kankernya

Dengan bantuan dari citra 3D yang memiliki kemampuan untuk menganalisa dengan gambar membuat peneliti lebih serius membahas penyakit ini karena kanker yang ditemukan berada di dalam tulang kaki dari salah satu kerabat manusia. Individu dari fosil ini diperkirakan mati pada sekitar 1.7 juta tahun yang lalu dekat Gua Swartkrans. Dalam jurnal terbitan terbaru “ South African Journal of Science” menunjukkan bahwa gaya hidup manusia modern sekarang ini meningkatkan jumlah kasus kanker terutama pada negara berkembang dan negara industri.

Memang secara penelitian sebuah penyakit akan terus dibawa kepada generasi selanjutnya yang berarti kanker yang terjadi sekarang ini dipengaruhi dengan gen yang dibawa sejak dahulu. Mungkin dari Anda bisa melakukan upaya seperti diet paleo atau bisa tinggal di tempat yang bersih sekalipun tetapi yang namanya penyakit berasal dari gen akan tetap terbawa sampai generasi berikutnya. Kata penulis studi dari Universitas Witwatersrand tersebut memang benar adanya karena penyakit yang sudah dibawa pada gen akan timbul suatu saat pada generasinya.

Baca Juga  Kafein Dapat Menyebabkan Gangguan Pendengaran

Dari temuan tersebut memang agak mencengangkan karena pada teks kuno yang sudah dibuat oleh peneliti dahulu tidak banyak yang membahas tentang penyakit tersebut. Juga dalam anatomis deskripsi tidak muncul sebelum abad ke 18. Maka dari itu penyakit kanker sekarang ini merupakan keluaran dari penyakit dahulu. Memang pada tahun 1990 lalu ditemukan penyakit yang serupa tetapi hanya ada satu kasus saja pada wanita yang dibuat menjadi mumi yang berusia sekitar 30 tahun. Terdapat gumpalan tumor ganas yang berada pada bagian lengan kiri atas.

Adanya bukti kuat dari fosil tersebut karena sudah diteliti dalam pemindaian micro computerized tomography atau yang disebut dengan mircro CT dari peneliti mengungkapkan adanya gambar yang menampilkan fragmen tulang hominin tersebut. Pada penelitian ini menjadi salah satu rekor besar penemuan penyakit terganas yang paling tua karena sebelumnya belum pernah ada peristiwa yang serupa. Pola pertumbuhan tulang yang tidak normal yang membentuk alur seperti kembang kol tersebut didiagnosa sebagai osteosarkoma.

Baca Juga  Hukuman Dokter Yang Terlibat Pemberian Vaksin Palsu

Dari perbandingan gambar tersebut memang terlihat jelas perbedaannya. Sebetulnya pada fragmen tersebut mengandung informasi yang sangat sedikit sekali sehingga perlu dibandingkan dengan penelitian lain dan metode lainnya. Masih belum jelas fosil tersebut dimiliki jenis yang berusia tua atau masih anak-anak dan masih diteliti lagi apakah penyebab kematian utama dari jenis tersebut kanker atau tidak. Tetapi dari gambar sudah cukup jelas bahwa suatu penyakit yang mengerikan akan menyiksa dan mempengaruhi pergerakan dari individu tersebut.

Dari penelitian sendiri banyak hal yang bisa disimpulkan bahwa penyakit yang dibawa secara genetik akan berpengaruh pada individu generasi berikutnya sehingga akan terbawa terus dalam jangka yang terus menerus. Pada penyakit yang jinak memang lebih terkendali karena hanya tumbuh pada satu wilayah saja tetapi pada kanker lebih menyebar luas dengan pertumbuhan yang tidak terkontrol.

Tags:

Related to: Fosil Terdapat Kanker Berumur 1.7 Juta Tahun Ditemukan