Gejala Malaria Berat Dan Ringan Yang Harus Diketahui

January 8, 2017

Penyakit malaria merupakan salah satu penyakit yang disebabkan karena parasit bernama plasmodium. Gejala Malaria yang terjadi biasanya karena ditularkan melalui gigitan nyamuk yang sudah terinfeksi oleh jenis parasit tersebut, dan jenis nyamuk yang menularkan parasit itu adalah Anopheles.

Manusia yang digigit oleh nyamuk yang sudah terinfeksi, maka parasit tersebut akan masuk ke dalam tubuh manusia lalu berkembang biak di dalam organ hati, dan kemudian membuat sel darah merah menjadi terinfeksi yang akhirnya menyebabkan penderita mengalami gejala dari penyakit malaria.

Seperti gejala pada penderita influenza, jika tidak secepatnya diobati maka akan berlanjut menjadi semakin parah serta dapat menyebabkan komplikasi yang berakhir pada kematian.

Penyakit malaria paling sering terjadi pada daerah tropis dan sub tropis, karena di wilayah dengan iklim tersebut parasit plasmodium dapat berkembang biak dan begitu juga dengan nyamuk anopheles, Indonesia sendiri termasuk ke dalam daftat daerah tersebut.

Tetapi, daerah yang paling rawan akan terjangkitnya penyakit malaria adalah daerah selatan Sahara di Afrika dan Papua Nugini di Oceania. Hasil rangkuman dari sebuah penelitian mengungkapkan, bahwa di seluruh dunia penyakit ini membunuh anak setiap 30 detiknya, dan ada sekitar 300-500 juta orang di dunia yang terinfeksi parasit tersebut, lalu sekitar 1 juta orang yang meniggal karenanya. Sedangkan di Afrika sendiri sebanyak 90% kematian karena disebabkan oleh penyakit ini. Dan anak-anak adalah yang paling rentan terserang mereka.

Karena penyakit malaria sangat berbahaya yang mana dapat berujung pada kematian. Maka biar bisa segera menanganinya, maka ketahui gejala-gejala malaria yang terjadi pada anak atau saudara atau bahkan pada diri sendiri.

Gejala Penyakit Malaria Rinagan dan Berat

gejala malaria

Jika Anda belum mengetahui gejala-gejala dari penyakit malaria, berikut ini kami akan jelaskan mengenai hal tersebut. Namun perlu Anda ketahui, bahwa penyakit ini terbagi menjadi 2 kategori, yakni malaria ringan dan malaria berat.

  1. Gejala malaria ringan (tanpa komplikasi)

Di dalam kondisi ini, biasanya penderita akan mengalami gejala demam yang diikuti dengan menggigil yang berlebih. Selain itu, penderita juga akan merasakan sakit kepala, mual, muntah, nyeri pada otot serta diare. Pada kategori malaria ringan terdapat 3 tingkatan stadium, yaitu :

  • Stadium berkeringat
  • Stadium dingin
  • Stadium demam
  1. Gejala penyakit malaria berat (disertai komplikasi)

Di dalam tahap ini dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan pada laboratorium yang dibarengi denga komplikasi berikut ini :

  • Saat tidur sering mengigau.
  • Berbicara yang tidak terkendali.
  • Mengalami kejang-kejang.
  • Koma atau tidak sadarkan diri.
  • Mengalami dehidrasi.
  • Napas menjadi cepat.
  • Mengalami sesak napas.
  • Suhu tubuh menjadi sangat tinggi.

Agar bisa menghindari penyakit malaria, tentu harus melakukan pencegahan sejak dini. Penyakit ini disebabkan karena gigitan nyamuk, maka dari itu kita harus menjaga kebersihan di tempat tingal kita. Jika pada lingkungan tempat tinggal kita terdapat genangan air yang merupakan tempat berkembang biak nyamuk, maka segera tangani dengan cepat dan tepat. Atau Anda juga bisa mengkonsumsi kbat klorikum jika datang ke tempat-tempat timbulnya penyakit ini. Jika Anda menemukan gejala dari penyakit ini, maka segera datang ke dokter untuk periksa dan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Demikianlah pembahasan mengenai gejala malaria. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk Anda yang membacanya.

 

Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0
Tags: ,

Related to: Gejala Malaria Berat Dan Ringan Yang Harus Diketahui