Harga Vaksin Palsu di RS Harapan Bunda Mencapai Rp1 Juta

August 2, 2016

Sejak kasus vaksin palsu terkuak pada Juni 2016 lalu, berdasarkan catatan Polri menunjukkan, bahwa ada 197 bayi yang teridentikasi mendapatkan suntikan vaksin palsu yang diduga dibuat juga diedarkan oleh 20 orang.

Vaksin palsu yang menyerang ratusan bayi tersebut diduga disuntikkan oleh 37 fasilitas kesehatan, termasuk 14 rumah sakit yang tersebar di wilayah Jabodetabek. Tentu kasus ini membuat para orangtua yang anaknya pernah disuntik vaksin pada rumah sakit tersebut meradang.
Rumah sakit harapan bunda

Informasi tersebut disampaikan oleh Rani, salah satu orangtua yang anaknya pernah menjadi pasien di Rumah Sakit Harapan Bunda. Menurut dia, bahwa anaknya mendapatkan vaksin palsu sekitar bulan Mei 2016 lalu.

Informasi itu diungkapkan Rani, salah satu orang tua yang anaknya pernah menjadi pasien di rumah sakit yang berlokasi di Pasar Rebo, Jakarta Timur itu. Menurut dia, anaknya mendapatkan vaksin palsu pada sekitar Mei 2016.

Rani menuturkan, vaksin palsu yang dibelinya setelah salah satu suster di rumah sakit yang berlokasi di Pasar Rebo, Jakarta Timur mengatakan, bahwa vaksin yanh dibutuhkannya di rumah sakit tersebut sedang habis. Sementara itu, vaksin yang tersedia adalah vaksin milik pribadi dari seorang dokter yang bernama Indra.

Baca Juga  IDI Menolak Imunisasi Sebelum Adanya Garansi Keamanan Apa Komentar Menkes?

(Baca Juga : Rumah Sakit yang Diduga Gunakan Vaksin Palsu Bertambah  )

“Susternya bilang, kalau setuju melakukan imunisasi menggunakan vaksin tersebut dengan harga waktu itu sebesar Rp. 750.000, dan saya membayarnya,” ujar Rani di Kantor Lembaga Perlindungan Anak Indonesia yang terletak di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta beberapa waktu lalu.

Lalu Rani melanjutkan, bahwa pembayaran vaksin palsu tersebut dilakukan melalui kasir resmi, melainkan dibayar tunai langsung ke suster yang menawarkannya.

Walaupun mendapatkan vaksin resmi dari pihak Rumah Sakit Harapan Bunda, Rani mengungkapkan jenis vaksin yang dibelinya dari Indra sama dengan vaksin yang dibeli sebelumnya dengan resmi dari pihak rumah sakit tersebut. Oleh karena itu, ia pun meragukan keaslian dari vaksin yang dijual oleh Rumah Sakit Harapan Bunda.

“Karena yang saya dapatkan dari rumah sakit tersebut sama dengan yang saya dapatkan dari Dokter Indra,” ujar Rani.

Saat ini, Dokter Indra sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Badan Reserse Kriminal Polri.

Tidak hanya Rani saja yang menjadi korban dari Rumah Sakit Harapan Bunda. Arthur adalah salah satu orangtua yang juga anaknya menjadi korban vaksin palsu di rumah sakit tersebut. Ia merasa kecewa dengan Rumah Sakit Harapan Bunda yang dianggapnya sebagai rumah sakit bonafit namun ternyata masuk ke dalam salah satu rumah sakit yang menggunakan vaksin palsu berdasarkan hasil penelitian yang diumumkan oleh Kementerian Kesehatan.

Baca Juga  Sosialisasi Pencegahan Kanker Rahim di Seluruh Indonesia

“Saya kecewa juga kaget. Rumah sakit ini mahal, harga vaksin di sini di atas Rp. 500.000, tidak pernah ada di bawah itu. Kurang lebih berada di angka Rp. 800.000, bahkan bisa sampai Rp 1.000.000,” tutur Arthur.

Arthur mengungkapkan, bahwa sudah melakukan vaksin di rumah sakit tersebut sejak dua tahun yang lalu secara rutin sampai saat ini. Oleh sebab tiu, ia mendatangi Rumah Sakit Harapan Bunda untuk meminta keterang langsung mengenai vaksin palsu dari rumah sakit tersebut.

“Saya ingin minta keterangan dan penjelasan secara langsung dari rumah sakit ini,” ujarnya.

 

Tags:

Related to: Harga Vaksin Palsu di RS Harapan Bunda Mencapai Rp1 Juta