Hati-Hati Serum Palsu Mulai Beredar beginilah Cara Membedakan Dengan Yang Asli

August 7, 2016

Belakangan ini santer terdengar kabar kurang menyenangkan di dunia kesehatan Indonesia. Mulai dari BPJS Kesehatan palsu di beberapa daerah hingga kasus vaksin palsu yang sangat meresahkan warga. Berita-berita ini semakin cepat menyeruak kala dibawa ke ranah sosial media. Akibatnya kekhawatiran masal pun muncul di tengah masyarakat, terlebih menanggapi kasus vaksin palsu beberapa waktu lalu.

Dan satu pertanyaan yang kerap muncul di tengah masyarkat adalah vaksin dan serum. Masyarakat masih kurang paham akan perbedaan dari vaksin dan serum. Hal inilah yang akhirnya membuat Menteri Kesehatan, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K), angkat bicara. Beliau mengutarakan bahwa vaksin dan serum adalah dua hal yang amat berbeda dan tak perlu diperdebatkan. Perbedaan mendasarnya adalah vaksin digunakan untuk pencegahan terhadap penyakit sedangkan serum gunanya untuk mengobati penyakit.

serum palsu

Ilustrasi serum palsu

Penjelasan singkat mengenai vaksin dan imunisasi

Menurut dr. Nila Moeloek vaksin adalah sesuatu atau suatu zat yang dihasilkan dari rekayasa biologi dan terbuat dari virus atau bakteri yang telah dilemahkan. Vaksin diberikan untuk mereka yang benar-benar sehat, tujuannya adalah agar di dalam tubuh mereka muncul kekebalan dan antibody yang berguna untuk menangkal suatu penyakti tertentu. Vaksin yang diberikan pada seseorang hanya akan melindungi orang tersebut dari penyakit tertentu sesuai jenis vaksin yang diberikan. Sebagai contoh, bila seorang anak diberi vaksin HB maka ia akan kebal terhadap serangan penyakit hepatitis B. Jika diberi vaksin DPT maka ia akan kebal terhadap penyakit difteri, pertusis dan tetanus.

Baca Juga  Dokter Indra Melanggar Hukum Polisi Sebut Karena Beli Vaksin Langsung dari "Sales"

Imunisasi atau pemberian vaksin adalah salah satu program pemerintah di bidang kesehatan yang sangat sukses dalam membangun masyarakat yang lebih sehat. Imunisasi dinilai sangat berguna untuk mencegah berbagai penyakit, cacat tubuh hingga kematian yang disebabkan oleh penyakit tertentu. Imunisasi sendiri memiliki beberapa varian yang harus dipenuhi oleh setiap anak. Salah satunya adalah imunisasi wajib. Imunisasi wajib ialah imunisasi yang selalu dijamin oleh pemerintah akan ketersediaannya. Beberapa vaksin wajib antara lain Bacillus Calmette Guerin (BCG), vaksin Hepatitis B untuk bayi baru lahir, vaksin difteri tetanus (DT) yang diberikan pada bayi dalam beberapa periode, ada juga vaksin DPT-HB-Hib atau yang dikenal sebagai vasin pentavalen serta vaksin TD (tetanus difteri) untuk meningkatkan imunitas pada anak usia 7 tahun ke atas.

Penjelasan singkat mengenai serum dalam dunia kesehatan

Berbeda dari vaksin, serum adalah produk rekayasa biologi yang memiliki kekebalan terhadap suatu penyakit atau infeksi. Serum ini diberikan pada seseorang bertujuan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuhnya sehingga bisa menolak serangan dari infeksi dan penyakit yang menyerang tubuhnya. Salah satu contoh dari serum yang kerap digunakan dalam bidang kesehatan adalah Serum Anti Bisa Ular atau SABU. Serum ini digunakan untuk mengatasi atau mengobati gigitan dari ular berbisa. Serum ini diberikan pada seseorang yang diduga terkena gigitan ular berbisa.

Baca Juga  Tidak Memiliki Sepasang Kaki Remaja Ini Hidup Di Ember Plastik

Sifat dari serum adalah untuk mengobati dan mengatasi suatu penyakit atau infeksi. Jadi, terdapat perbedaan yang amat mencolok dari vaksin dan serum. Tak perlu bingung mengenai hal ini. Dan jika anda masih merasa ragu, anda bisa meminta penjelasan dari dokter atau fasilitas kesehatan terdekat di kota anda. Dan jika anda menemukan vaksin atau serum yang diduga adalah vaksin atau serum palsu maka anda harus segera melaporkan hal tersebut pada Dinas Kesehatan terdekat di kota anda.

Tags:

Related to: Hati-Hati Serum Palsu Mulai Beredar beginilah Cara Membedakan Dengan Yang Asli