Instruksi Dari Pihak Menkes Jika Menemukan Vaksin Palsu (Lagi)

August 2, 2016

Saat ini Indonesia sedang dalam keadaan darurat vaksin palsu. Fenomena ini membuat semua provinsi di Indonesia bergerak untuk membentuk Satuan Tugas Penanggulangan Vaksin Palsu. Satuan ini memiliki tugas sebagai pengawas dan juga pemerhati kondisi distribusi vaksin yang ada di banyak fasilitas kesehatan di masing-masing provinsi. Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek, menegaskan bahwa jika masih ditemukan peredaran dan juga penggunaan vaksin palsu oleh berbagai fasilitas kesehatan maka harus dilakukan langkah penanganan lebih lanjut dari pihak instansi yang terkait. Hal ini menyusul maraknya peredaran vaksin palsu yang ada di Indonesia belakangan ini.

vaksin palsu

Ilustrasi vaksin palsu

Hal-hal yang harus dilakukan oleh pihak instansi terkait antara lain melakukan konfirmasi atas laporan warga terhadap fasilitas kesehatan yang mengedarkan dan menggunakan vaksin palsu. Lalu melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap vaksin-vaksin yang dilaporkan sebagai vaksin palsu. Satuan pengawas ini juga memiliki tugas sebagai pengatur pelaksanaan imunisasi ulang kepada anak yang terduga mendapatkan vaksin palsu di fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di wilayah kerja satuan pengawas. Tugas ini harus dilakukan dengan sangat baik untuk menekan kondisi buruk yang dapat terjadi pada anak korban vaksin palsu. Orang tua juga memiliki peran yang amat penting disini, orang tua harus mendukung kinerja dari tim satuan pengawas ini guna keselamatan dan kesehatan buah hatinya.

Baca Juga  Waspada Daftar 14 Rumah Sakit Pengguna Vaksin Palsu

Setelah imunisasi ulang dilakukan maka tim satuan pengawas ini juga harus melakukan sosialisasi yang berisi komunikasi, informasi dan juga edukasi kepada para ibu yang putra atau putrinya menjadi korban vaksin palsu. Sosialisasi ini dilakukan bertujuan agar seluruh jajaran masyarakat dan juga pihak penyelenggara fasilitas kesehatan menjadi lebih waspada dan dapat mengantisipasi maraknya vaksin palsu yang beredar di masyarakat. Selain itu sosialisasi ini juga sangat berguna untuk menginformasikan pada orang tua akan pentingnya imunisasi kepada anak-anaknya. Hal ini sangat berguna untuk mencegah kondisi anaknya menjadi sakit-sakitan atau memburuk.

Menteri Kesehatan juga mengimbau kepada segenap penyelenggara fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas dan posyandu untuk menjadi pengawas terhadap distribusi vaksin yang ada di fasilitas pelayanan kesehatannya. Selain itu Menteri Kesehatan juga mengimbau agar setiap fasilitas kesehatan yang ada, baik milik swasta atau pemerintah haruslah memiliki standar prosedur yang baik dalam melakukan pengelolaan dan pengendalian limbah vaksin, seperti wadah vaksin bekas dan juga jarum suntik bekas agar tak disalah gunakan oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab.

Baca Juga  Kementrian kesehatan Sebut Vaksin Palsu Menyebar di Sembilan Provinsi

Dan untuk seluruh fasilitas kesehatan yang diduga menggunakan atau mendistribusikan vaksin palsu maka harus ditindak lebih lanjut untuk mengetahui apakah laporan warga mengenai vaksin palsu tadi valid atau tidak. Jika laporan tersebut tak valid maka pihak fasilitas kesehatan haruslah meningkatkan kualitas pelayanannya agar warga menjadi nyaman saat menggunakan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tersebut. Dan jika memang terbukti menggunakan vaksin palsu maka pihak pemerintah tak akan segan-segan untuk memberikan sanksi dan denda yang berat bagi pelanggar tersebut.

Denda uang, penutupan sementara hingga pencabutan ijin praktek bisa saja dikenakan pada fasilitas-fasilitas kesehatan yang terbukti melakukan kesalahan dan menggunakan vaksin palsu. Sanksi tegas ini disambut baik oleh seluruh lapisan masyarakat dan juga para penyelenggara fasilitas kesehatan. Setelah kebijakan ini berjalan maka tak akan ada lagi fasilitas kesehatan yang melakukan kecurangan dengan menggunakan vaksin palsu untuk mengimunisasi anak-anak.

Tags:

Related to: Instruksi Dari Pihak Menkes Jika Menemukan Vaksin Palsu (Lagi)