Isap Jempol dan Gigit Kuku Pada Anak Ada Manfaatnya Juga Loh

August 2, 2016

Selama ini para orangtua beranggapan, bahwa anak yang suka menghisap jempol dan menggigit kukunya itu adalah kebiasaan buruk yang jorok atau menjijikan, karena kuman akan masuk ke dalam tubuhnya dan bisa mengganggu kesehatan anak.

Biasanya, anak yang suka mengigit kuku dianggap sedang mengalami “cacingan”. Selain itu, para orangtua juga merasa khawtir jika kebiasaan tersebut tidak bisa dihentikan hingga sang anak tumbuh dewasa. Tidak jarang orangtua yang kerap kali memarahi anaknya karena kebiasaan tersebut.

images-1

Tetapi, baru-baru ini sebuah peneltian terbaru dilakukan dan hasilnya menunjukkan, bahwa anak yang suka menghisap jempol dan menggigit kuku ternyata memiliki resiko terkena alergi yang lebih rendah di kemudian hari.

Penelitian tersebut bukan berarti menganjurkan anak-anak harus menghisap jempol atau menggigit kukunya, tetapi setidaknya kebiasaan tersebut akan membantu melindungi anak terkena alergi ketika dewasa nanti.

Robert Hancox, profesor epidemiologi pernapasan dari Universitas Otago, Selandia Baru mengatakan, bahwa penelitian ini juga merupakan informasi yang positif bagi orangtua yang mencemaskan anaknya tidak dapat menghentikan kebiasaan tersebut.

Baca Juga  Gemar Minum Soda Tingkatkan Risiko Kanker Empedu

Penelitian ini dilakukan pada 1000 anak di Selandia Baru selama 3 (tiga) dekade, yakni pada anak yang lahir pada tahun 1972-1973. Berdasarkan informasi dari para orangtua, peneliti mencatat kebiasaan anak-anak yang senang menghisap jempol dan menggigit kuku. Pencatatan tersebut dilakukan ulang hingga 4 (empat) kali, yaitu ketika anak memasuki usia 5,7,9 dan 11 tahun.

Kemudian, setelah sang anak berusia 13 tahun, peneliti melakukan pengujian apakah anak tersebut memiliki alergi atau tidak. Lalu pengujian alergi tersebut kembali dilakukan setelah anak berusia 32 tahun. Selain itu, penelitian juga melihat riwayat alergi pada orangtua, apakah orangtua merokok, apakah mereka memiliki hewan peliharaan, dan apakah anak-anak tersebut diberikan ASI.

Dan hasil dari penelitian yang dipublikasikan di jurnal Pediatrics ini menyatakan, bahwa kebiasan anak-anak yang suka menghisap jempol dan menggigit kuku dapat mengurangi resiko alergi ketika berusia 32 tahun.

Hancox mengatakan, bahwa paparan mikroba ketika anak-anak masih kecil justru mempengaruhi sistem kekebalan tubuh mereka, sehingga mereka beresiko lebih rendah terkena alergi. Hasil dari temuan ini pun mendukung hipotesis higienis, yaitu kebiasaan anak-anak yang hidupnya terlalu bersih justru akan lebih beresiko dan mudah terkena penyakit, salah satunya adalah alergi.

Baca Juga  Warga Diminta Untuk Waspada, BPJS Palsu Semakin Banyak Beredar

Dengan demikian, Anda tidak perlu khawatir jika anak Anda memiliki kebiasaan menghisap jempol dan kuku. Karena kebiasaan yang terlihat buruk tersebut, belum tentu menghasilkan yang buruk juga.

 

Tags:

Related to: Isap Jempol dan Gigit Kuku Pada Anak Ada Manfaatnya Juga Loh