Kekerasan Terhadap Anak Semakin Banyak, Ini Pesan Kemenkes Untuk Orang Tua

August 5, 2016

Anak adalah salah satu golongan yang paling mudah untuk menjadi korban kekerasan. Kekerasan tersebut tidak hanya berupa kekerasan fisik, namun juga kekerasan terhadap faktor psikis dan sosial si anak. Jika seorang anak mendapatkan tekanan terus menerus seperti ini maka jangan harap ia akan mendapatkan proses tumbuh kembang yang baik. Pertumbuhan fisik dan mentalnya jelas akan terganggu karena mendapatkan tekanan fisik dan psikis dari lingkungan. Tak mau kan anak anda nantinya akan menjadi anak yang tidak bisa berkembang secara fisik, mental dan pergaulannya?

Oleh karena itu Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI, Anung Sugihantono, memberikan pesan-pesan kepada segenap orang tua dan lapisan masyarakat lainnya untuk mencegah kekerasan kepada anak di dalam lingkungan keluarga maupun lingkungan pergaulan anak lainnya. Hal ini ia sampaikan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional. Pernyataan yang ia sampaikan pada acara Car Free Day 31 Juli 2016 ini disambut baik oleh masyarakat.

Beberapa saran yang diberikan oleh Anung untuk masyarakat antara lain:

Kekerasan Anak

ilustrasi kekerasan anak

Tingkatkan Komunikasi Dengan Anak

Hal pertama yang harus dilakukan oleh orang tua di dalam lingkungan keluarga adalah membiasakan diri untuk berbicara dengan sang anak. Percakapan dari hati ke hati oleh orang tua dan anaknya akan memberikan dampak psikologis yang amat baik bagi sang buah hati. Oleh karena itu tingkatkan terus komunikasi anda dengan buah hati anda. Bahaslah tentang hari-hari yang ia habiskan di sekolah atau di lingkungan pertemanannya. Jangan lupa untuk memberikan pengarahan yang positif untuk mereka.

Baca Juga  Kehamilan Kosong Yuk Kenali Penyebabnya dan Apa Itu Kehamilan Kosong

Perkenalkan Anak Dengan Bagian-Bagian Tubuhnya Sendiri

Anak biasanya tidak paham dengan bagian-bagian tubuhnya sendiri. Terutama bagian tubuh yang dianggap sensitif atau pribadi biasanya tak pernah mereka pahami secara mendalam. Kebanyakan orang tua juga menganggap hal ini tabu, untuk membicarakan masalah bagian tubuh ini dengan anak-anak mereka. Padahal kesadaran dini mengenai hal ini sangatlah penting sehingga anak bisa tumbuh berkembang dan paham dengan kondisi tubuh mereka sendiri. Bicarakan hal ini dengan anak anda, namun jangan membicarakannya secara vulgar dan dalam nada bercanda. Ajarkan pada mereka akan pentingnya menjaga organ tubuh mereka.

Ajarkan Kepada Anak Agar Berani Berkata Tidak Pada Hal-Hal Yang Tidak Benar

Hal ini sangat penting dan harus anda ajarkan pada anak anda. Anak anda harus tahu mana yang baik dan mana yang benar. Ajarkan juga pada mereka agar tak mau diajak berbicara dengan orang asing atau diberi suatu pemberian oleh orang asing. Ajarkan pada mereka cara menolak pemberian dari orang secara sopan. Hal ini akan membuat mereka menjadi pribadi yang waspada dan tidak mudah hanyut dalam pergaulan.

Baca Juga  Bayi Kembar Siam Safira Dan Saqira Sedang Menjalani Operasi Pemisahaan Di RSCM

Dampingi Anak Dalam Kegiatan Nonton TV atau Internet

Pengaruh negatif saat ini banyak yang berasal dari media hiburan yang ada di tengah masyarakat. Salah satu media hiburan terpopuler saat ini adalah TV dan juga internet. Jika anak anda sudah mulai mengenal hal-hal seperti ini anda harus rajin memperhatikan apa saja yang menjadi tontonan mereka. Jangan sampai anak anda menyaksikan suatu hal yang tidak sesuai dengan usia mereka.

Anung juga mengajak semua lapisan masyarakat mulai dari orang tua, guru dan masyarakat umum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya mendukung tumbuh kembang anak. Hal ini akan membuat kasus kekerasan terhadap anak menurun drastis. Sosialisasi adalah hal penting yang harus dilakukan oleh pihak pemerintah untuk meningkatkan kesadaran ini.

Related to: Kekerasan Terhadap Anak Semakin Banyak, Ini Pesan Kemenkes Untuk Orang Tua