Lebaran Usai, Saatnya Kolesterol Tinggi Yang Datang

November 12, 2016

Usai Idul Fitri, tidak hanya diabetes melitus saja yang datang menyerang. Merujuk pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya, setelah Idul Fitri juga banyak pasien dengan keluhan kadar kolesterol tinggi. Menu-menu makanan yang bervariasi adalah salah satu penyebabnya. Hidangan makanan yang menggugah selera seperti ketupat, opor ayam, rendang daging sapi, gulai kambing, serta berbagai menu makanan bersantan dapat dengan mudah ditemui saat hari raya Idul Fitri.

kolesterol tinggi

Santan adalah pemicunya, khususnya bagi Anda yang memiliki riwayat kolesterol tinggi. Santan memiliki kandungan lemak, lalu ditambah lagi dengan paduan daging-dagingan yang di dalamnya mengandung lemak tinggi. Tidak hanya itu saja, kebiasaan masyarakat yang hobi memanaskan masakan hingga berulang kali menyebabkan nilai gizi dalam makanan tersebut menjadi berkurang bahkan menghilang.

Riska Angger Kusuma Wardani, Nutrisionis Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Atma Husada Mahakam, Samarinda menuturkan, bahwa pada dasarnya kolesterol terbagi menjadi dua bagian yaitu kolesterol baik atau HDL (High Density Lipoprotein) dan kolesterol jahat atau LDL (Low Density Lipoprotein). Sesuai dengan namanya, kolesterol baik memiliki manfaat untuk tubuh, sedangkan kolesterol jahat memicu terjadinya efek negatif bagi tubuh.

“Untuk meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh, caranya yaitu cukup menghindaei makanan yang dapat memicu kolesterol jahat,” tutur Riska beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Obat Kolesterol Simvastatin Dan Efek Sampingnya

Sebenarnya 70% kolesterol sudah diproduksi oleh tubuh. Hati adalah organ yang memproduksi kolesterol dalam tubuh. Sisanya dipenuhi dari luar, yakni dari makanan yang dikonsumsi. Kemampuan tubuh dalam memproduksi kolesterol merupakan bagian dari penyeimbangan kolesterol. Kolesterol baik sangat penting untuk tubuh, karena kolesterol baik adalah komponen utama membran dan struktur sel yang memiliki peran penting dalam tubuh. Tidak hanya itu saja, kolesterol juga merupakan bahan baku pembuatan hormon serta dapat membantu hati dalam menghasilkan empedu untuk mencerna lemak.

Sedangkan kolesterol jahat berasal dari gaya hidup yang tidak sehat. Seperti kurang gerak atau jarang melakukan olahraga dan terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi. “Makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi itu seperti daging, jeroan, minyak, dan lain sebagainya. Nah, itulah yang harus diminimalisasi,” ujarnya.

Apabila di dalam tubuh kebanyakan kolesterol jahat, tentu akan berakibat LDL tinggi, dan ada efek jangka pendek seperti merasa pusing atau lemas. Hal ini disebabkan karena kolesterol berpengaruh pada sistem metabolisme tubuh. Jika hal ini terus dibiarkan hingga berlarut-larut, maka penyakit yang lainnya pun akan timbul.

Tidak hanya itu saja, kolesterol jahat yang berlebihan dalam tubuh dapat bersemayam di dinding pembuluh darah. Alhasil, dapat mengakibatkan terjadinya pengerasan dan penyempitan pada pembuluh darah. Jika hal ini dibiarkan, maka suplai darah akan menjadi terganggu. Penanganan serta perawatan yang tidak memadai dapat mengakibatkan terjadinya gagal jantung atau stroke.

Baca Juga  Serum Palsu Ditemukan Pekanbaru Warga Diharap Untuk Waspada

baca juga : cara menurunkan kolesterol tinggi dengan daun salam )

Maka dari itu, jika Anda merasa terlalu banyak mengkonsumsi makanan bersantan dan daging selama lebaran, sebaiknya Anda beralih mengkonsumsi makanan yang berserat. Dengan mengkonsumsi makanan berserat yang juga memiliki kandungan lemak seperti biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan, atau sayuran akan meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh. Dengan demikian, meningkatnya kolesterol baik, otomatis akan menekan kolesterol jahat yang bersemayam di dalam tubuh.

“Atau bisa juga mengkonsumsi gandum dan oat,” tutur Riska.

Namun, perlu Anda ingat juga, bahwa cara pengolahan makanan juga dapat sangat berpengaruh. Seperti makanan yang sebenarnya di dalamnya tersimpan kolesterol baik dapat berubah menjadi kolesterol jahat karena makanan tersebut terlalu sering dipanaskan hingga berulang.

Sebelumnya, Rudy Mokodompit SpPD, SpKL, dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) menuturkan, bahwa setelah hari raya usai, kebanyakan pasien yang datang ke rumah sakit mengeluhkan gula darah dan kolesterol yang meningkat. Dan penyebabnya karena selama hari raya tidak menjaga pola makannya, sehingga gula darah dan kolesterol tidak terkontrol.

 

Tags: , ,

Related to: Lebaran Usai, Saatnya Kolesterol Tinggi Yang Datang