Menangani Diare Pada Bayi, Penyebab, Gejala dan Mendeteksi

February 16, 2016

Menangani Diare Pada Bayi – Tahukah anda bahwa penyebab kematian tertinggi pada bayi adalah penyakit diare.

Di Indonesia, penyebab kematian tertinggi pada bayi adalah penyakit diare, presentasenya mencapai 31,4%. Baliti berumur 1-4 tahun yaitu sebesar 25%.

Apa Saja Penyebab Diare ?

Virus diare

Virus diare

Penyakit diare dapat disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah infeksi usus hingga perubahan pola makan.

  • Bayi dan balita seringkali menyentuh benda yang asing dan itu memiliki kemungkinan besar mengandung kuman dan bakteri,
    kuman dan bakteri tersebut jika masuk ke dalam tubuh akan cepat menyebabkan bayi terinfeksi. Hal itu dikarenakan system kekebalan tubuh pada bayi masih pada tahap berkembang dan rentan tertular penyakit.
  • Konsumsi jus buah yang berlebih
  • Keracunan makanan
  • Alergi terhadap obat
  • Alergi terhadap makanan

Bayi yang telah mampu mencerna makanan padat dan sedang megalami diare ada baiknya dihindari dulu dari makanan seperti berserat tinggi,

makanan berminyak, kue manis atau produk susu. Karena makanan seperti itu akan memperburuk gejala diare yang bayi alami.

Mendeteksi Tekstur Tinja Bayi

Cara yang dapat dilakukan untuk mengecek apakah bayi terkena diare atau tidak adalah melalu pendeteksian tekstur tinja bayi.

Caranya yaitu dengan melihat perubahan warna serta bentuk tinja bayi. Pada umumnya tinja bayi berubah warna, bau dan teksturnya sesuai dengan makanan yang dikonsumsi.

Baca Juga  Resiko Hamil dengan Obesitas

Perubahannya yaitu lebih encer, lebih banyak dan frekuensinya yang cukup sering itulah gejala utama diare. Harus hati-hati dalam membedakan bayi yang mengkonsumsi ASI karena pada umumnya tinja yang dikeluarkan memang lebih cair. Namun sebaliknya, tinja yang berbentuk bulat-bulat kecil dapat mengindikasikan kondisi konstipasi.

Di bawah ini adalah warna tinja yang bisa menjadi acuan mendeteksi kondisi bayi.

  • Bayi yang mengkonsumsi susu formula biasanya warna tinja berwarna cokelat muda.
  • Ketika bayi baru lahir maka biasanya warna tinja yang kkeluar adalah warna hijau kehitaman, juga disebut mekonium.
  • Bayi yang setelah lahir mengkonsumsi ASI maka akan memiliki warna tinja hijau kecokelatan.
  • Kuning kehijauan adalah warna tinja bayi yang kira-kira berusia 5 hari setelah lahir.
  • Warna lainnya: jika tinja bayi berwarna cokelat itu ketika sudah mengkonsumsi makanan padat dan warna ini akan berubah sesuai dengan jenis makanan yang dikonsumsi bayi.

Mengenali Gejala dan Dampak Diare

Tidak ada patokan ketika usia berapa bayi rentan terkena diare, namun ketika terkena diare pada usia enam bulan periksalah ke dokter, apalagi anda menemukan gejala-gejala sebagai berikut:

  • Terlihat lesu
  • Sering mengalami muntah-mintah
  • Tinjanya berwarna hitam, atau merah karena terdapat darah
  • Terdapat nanah pada tinja bayi
  • Mengalami sakit perut
  • Demam pada bayi di atas 39 celcius
Baca Juga  Berikut ini Adalah Agar ASI Lancar dan Sehat Dengan Menerapkan Pola Makan Ini

Ketika diare, keseimbangan asupan air dan garam (elektrolit) di dalam tubuh bayi akan terganggu. Hal ini dapat memicu dehidrasi sehingga dapat mengancam nyawa, terutama bagi bayi yang baru lahir.

Apa saja gejala dehidrasi pada bayi:

  • Mulut bayi yang kering
  • Ketika menangis bayi tidak mengeluarkan air mata
  • Sedikit buang air kecil
  • Kulitnya terasa lebih kering

Menangani Dehidrasi pada Bayi

Terus berikan ASI

berikan ASI

Dalam menangani dehidrasi anda harus melakukan beberapa hal seperti di bawah ini:

  • Terus berikan ASI untuk mencukupu kebutuhan cairan tubuh
  • Encerkan atau berikan tambahan air lebih banyak pada susu bayi jika tidak mengkonsumsi ASI
  • Anda hindari pemberian minuman jus atau yang berkarbonasi
  • Berikanlah oralit secara teratur
  • Kondisi ruangan diusahakan harus sejuk dan jauhkan bayi dari paparan sinar matahari.

Segera bawa ke rumah sakit jika kondisi memburuk. Itulah Peyebab diare serta penanganannya, semoga artikel ini membantu selamat mencoba

Tags: , , ,

Related to: Menangani Diare Pada Bayi, Penyebab, Gejala dan Mendeteksi