Obat Batuk yang Aman Untuk Ibu Hamil Jangan Sembarangan Sayangi Janin Anda

November 23, 2016

Masa kehamilan adalah masa yang paling ditunggu-tunggu oleh pasangan suami isteri dan juga oleh kedua mertua. Tidak heran, jika sang suami menjadi lebih over protective pada kesehatan isterinya yang sedang mengandung. Memang hal tersebut wajib untuk dilakukan, karena masa kehamilan adalah masa-masa di mana tubuh menjadi sangat rentan terhadap penyakit.

Seorang wanita yang sedang hamil akan membagi sistem imunnya pada calon buah hati yang masih berkembang di dalam rahimnya. Apabila tubuh mengalami kekurangan nutrisi, asupan cairan juga kurang istirahat, maka akan menyebabkan daya tahan tubuh menjadi menurun sehingga menyebabkan terjadinya infeksi salura  pernapasan.

Batuk adalah salah satu penyakit yang kerap dialami oleh ibu hamil. Ketika batuk mulai menyerang, seorang ibu akan dilanda rasa bingung untuk minum obat. Karena pada umumnya tidaj semua obat batuk aman untuk dikonsumsi ibu hamil.

Apabila saat ini Anda sedang mengalami hal tersebut, Anda bisa meminta pada suami untuk bertanya ke dokter spesialis kandungan mengenai obat batuk apa yang aman untuk ibu hamil dan tidak membahayakan kondisi janin.

Obat Batuk Untuk Ibu Hamil

Obat batuk untuk ibu hamil

Obat batuk untuk ibu hamil jangan sembarangan

Berdasarkan hasil pantauan penulis dari beberapa situs online yang melayani konsultasi kesehatan ibu hamil, ditemukan salah satu jawaban yang kiranya dapat bermanfaat untuk Anda.

Us Food and Drug Administration (FDA) telah melakukan sebuah pengujian pada beberapa jenis obat pada hewan dan hasil dari pengujian tersebut ditemukan adanya efek terhadap janin hewan. Dari hal tersebut mengindikasikan, bahwa tidak ada obat yang 100% aman untuk ibu hamil. Meskipun pengujian tidak melibatkan manusia secara langsung.

Jenis obat batuk dan pilek yang dikatakan cukup aman untuk dikonsumsi ibu hamil adalah yang mengandu g ekspektoran atau pengencer dahak, sepertj guaifenesin (GG), kalsium iodida, natrium sitrat, gliserol iodinasi, amonium klorida, ipecac, kalium iodida dan kalium guaiacolsulfonate. Semua itu adalah obat kombinasi yang juga memiliki kandungan antihistamin, antitusif, dekongesten dan analgesik.

Berikut ini adalah jenis obat batuk yang aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil menurut Mediskus:

  • Acetaminophe atau parasetamol. Parasetamol yang terdapat pada obat batuk tidak terbukti dapat mengakibatkan bayi lahir cacat, sehingga obat ini dikategorikan sebagai obat batuk yang aman dikonsumsi oleh ibu hamil.
  • Jenis obat batuk dengan kandungan ini juga merupakan obat yang aman untuk dikonsumsi selama masa kehamilan.
  • Sebuah study yang secara langsung melibatkan manusia dalam pengujiannya, menunjukkan hasil bahwa obat dengan kandungan ini pun tidak mengakibatkan cacat lahir, sehingga aman untuk ibu hamil. Namun, saat study ini melibatkan hewan, justru hasilnya menyebabkan kecacatan lahir jika dosis yang digunakan sangat besar, yaitu setara dengan 12 hingha 24 cangkir kopi dalam sehari.
  • Untuk study pada hewan menunjukkan hasil bahwa bayi tidak mengalami kecacatan lahir, hanya saja yang terjadi adalah adanya kelainan pada berat badan yang di bawah rata-rata, begitu juga dengan panjang dan proses pembentukan tulang janin pada hewan jika diberikan dengan dosis yang tinggi. Sedangkan bagi ibu hamil, jenis obat ini boleh dikonsumsi untuk waktu yang singkat saja.
Baca Juga  Resep Manjur Obat Batuk Tradisional Untuk Anak 1-3 Tahun

Cara Mengobati Batuk Saat Hamil

Obat Batuk untuk ibu hamil

Cara mengatasi batuk pada ibu hamil

Berikut ini adalah cara untuk mengobati batuk saat masa kehamilan, baik berdasarkan anjuran dokter ataupun dengan melakukan tindakan untuk meredakan dan menghentikan batuk.

  1. Madu dan Peppermint

Seperti yang dikutil dari hasil e-konsultasi seorang pria atau suami yang bernama Hendra pada KlikDokter, dia telah mendapatkan respon yang berupa jawaban langsung yang diberikan oleh sang dokter.

Dr. Widi Asrining Puri, Anggota Tim Medis KlikDokter mengatakan, bahwa minum madu yang dikombinasikan dengan peppermint lalu diseduh dengan air hangat dan mentol dapat meredakan batuk.

Obat batuk ini sudah terbukti dapat membantu menyembuhkan batuk dalam waktu yang singkat tanpa efek samping setelah mengkonsumsinya. Orang-orang Jawa atau pedesaan sudah mengetahui betul resep dari obat batuk yang satu ini.

  1. Perbanyak Cairan

Setelah mengkonsumsi obat batuk untuk ibu hamil yang terbuat dari madu dan peppermint, Anda juga dapat melakukan upaya tambahan untuk mempercepat proses proses pemulihan infeksi saluran pernapasan.

Untuk memulainya, Anda bisa dengan memperbanyak mengkonsumsi cairan yakni air putih. Pasokan cairan yang telah Anda penuhi akan digunakan tubuh untuk melancarkan proses metabolisme tubuh juga membantu perkembangan janin, atau bisa dikatakan berbagi cairan dengan sang buah hati.

Maka dari itu, sebaiknya pilihlah air hangat agar tidak memperburuk kondisi batuk dan pilek yang saat ini sedang Anda alami.

  1. Menghirup Uap Panas

Pengobatan batuk dengan metode ini adalah cara yang tradisional yang bisa dijadikan andalan, jika Anda mengalami batuk.

Lalu bagaimana caranya?

Anda hanya perlu mendidihkan air secukupnya, lalu tuangkan dalam wadah atau tempat penampung. Kemudian letakkan wajah Anda sekitar 30 cm dari atas wadah yang berisi air yang baru saja mendidih, setelah itu hirup uap panas yang dihasilkan. Pada saat menjalani proses ini, sebelum melakukannya terlebih dahulu tutup kepala Anda dengan handuk. Lakukan hal ini dalam beberapa menit, hingga Anda merasakan perubahan yang lebih baik pada saluran pernapasan.

Cara ini bisa dikatakan cukup efektif dalam mengobati hidung tersumbat, pilek dan membuat pernapasan menjadi lebih rileks dan juga nyaman.

  1. Perbanyak Jam Istirahat

Waktu istirahat yang cukup pun sangat diperlukan. Karena masa kehamilan adalah masa yang penting, oleh sebab itu sebagai calon ibu harua benar-benar memperhatikan kondisi kesehatan tubuhnya.

Baca Juga  Obat Herbal Flu Batuk Untuk Bayi Dengan Obat Tradisional

Batuk dan pilek dapat memberika  dampak negatid secara langsung pada penurunan daya tahan tubuh. Saat tubuh bekerja membasmi virus ataupun bakteri yang menyebabkan batuk dengan menurunnya kondisi imun, cara yang terbaik untuk membantunya yaitu dengan memperbanyak jam atau waktu istirahat agar imunitas menjadi meningkat.

  1. Keluarkan Dahak Saat Batuk

Sebaiknya minumlah obat batuk yang memiliki kandungan ekspektoran untuk membantu dalam mengencerkan dahak.

Setelah batuk, upayakan agar lendir atau dahak kental itu keluar bagaimanapun caranya. Jika dahak terus dibiarkan akan menumpuk di dalam saluran pernapasan, hal ini dikhawatirkan akan menyebabkan terjadinha masalah lain. Karena dahak adalah alat bantu untuk mengeluarkan bakteri juga kotoran yang dapat membahayakan tubuh.

  1. Santai di Rumah

Saat hamil sebaiknya tidak memperbanyak aktivitas yang tidak penting, seperti keluar rumah. Apalagi jika sedang mengalami batuk-batuk.

Buatlah suasana rumah Anda menjadi senyaman mungkin untuk digunakan sebagai tempat bersantai. Ketika hamil, mengistirahatkan tubuh atau mengurangi aktivitas fisik sangatlah diperlukan, terutama saat sedang mengalami masalah batuk dan pilek atau flu.

  1. Cukupi Kebutuhan Vitamin C

Asam askorbat adalah nama ilmiah dari vitamin C. Vitamin C adalah vitamin yang bekerja sebagai antioksidan yang penting untuk ibu hamil dalam membantu meningkatkan daya tahan tubuh juga dalam menangkal radikal bebas.

Beberapa jenis makanan yang menjadi sumber vitamin C yaitu lemon, jeruk dan pepaya. Ada baiknya, jika Anda bertanya terlebih dahulu di forum ibu hamil atau Anda juga bisa langsung mengunjungi dokter spesialis kandungan, untuk menanyakan mengenai buah apa saja yang baik untuk dikonsumsi ibu hamil, terutama buah yang kaya akan kandungan vitamin C.

Anda baru saja mengetahui tentang obat batuk yang aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Jika muncul efek samping yang dirasa dapat membahayakan, maka secepatnya Anda harus mendapatkan penanganan medis.

Tags: , ,

Related to: Obat Batuk yang Aman Untuk Ibu Hamil Jangan Sembarangan Sayangi Janin Anda