Pemerikasaan Mahasiswa FK UMI Terkait Meninggalnya Junior Setelah Kegiatan Kampus

August 3, 2016

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Selatan memeriksa tiga tersangka mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) selama Sembilan jam. Pemeriksaan dilakukan di Polda Sulsel Jl. Perintis Kemerdekaan, Senin (1/8/2016).

Tersangka yang masing-masing berinisial S, E dan K diperiksa pada pukul 09.00 WITA sampai pukul 18.00 WITA dalam kasus penganiayaan yang berujung kematian Rezky Evienia Syamsul (22).

ditreskrimun-polda-sulsel_20160802_103458

Kasubdit IV Direskrimum Polda Sulawesi Selatan Kompol Agung Kanigoro ketika ditemui di ruangannya berkata, agenda pemeriksaan tersangka dilakukan untuk menguatkan dugaan penyidik serta untuk digunakan dalam mencari tersangka lain.

“Pada agenda kali ini, ketiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka telah dimintai keterangan supaya dapat menguatkan hasil penyidikan petugas dari ketiga tersangka ini, dan dengan demikian tidak menutup kemungkinan aka nada tersangka baru dalam kasus ini,” ucap Agung.

Ketika dilakukan pemeriksaan terhadap ketiga tersangka di luar ruangan penyidik, tanpa adanya pihak kampus UMI yang hadir, terdapat lima mahasiswi FK UMI dari pukul 09.00 WITA yang menunggu rekannya yang masih menjalani pemeriksaan di ruangan penyidik.

Baca Juga  Konsumsi Suplemen Vitamin Untuk Ibu Hamil Beresiko Pada Kandungan

Agung pun menjelaskan, pihaknya akan kembali meminta hasil rontgen dari pihak keluarga, supaya dapat mencocokkan keterangan dari dokter saraf serta paru-paru yang sebelumnyaa telah dilakukan pemeriksaan sebagai saksi ahli.

Dengan adanya tambahan keterangan saksi ahli, penyidik dapat menguatkan dugaan penggunaan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa dan pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kematian seseorang.

“Petugas masih membutuhkan waktu dalam mencocokkan hasil keterangan saksi ahli, supaya semuanya kuat dan tersangka lainnya dapat terungkap,” jelas mantan Wakapolres Gowa itu.

Kasus penganiayaan yang menimpa almarhum Rezky Evienia, mahasiswa FK UMI angkatan 2012 itu terjadi ketika dirinya mengikuti kegiatan Tim Bantuan Medis (TBM) 110 di desa Tombolo Pao, puncak Malino kabupaten Gowa yang dilaksanakan tanggal 3 Juni 2016 lalu.

Rezky meninggal dunia akibat penganiayaan setelah sempat dirawat di ruang ICU Bedah Rumah Sakit Swasta (RSS) Wahiddin Sudirohusodo Jl. Perintis Kemerdekaan kota Makassar pada Selasa (7/6/2016) pagi pukul 06.00 WITA.

Baca Juga  Kafein Dapat Menyebabkan Gangguan Pendengaran

Related to: Pemerikasaan Mahasiswa FK UMI Terkait Meninggalnya Junior Setelah Kegiatan Kampus