Penderita Insomnia Ternyata Rawan Terserang Stroke

August 16, 2016

Banyak kalangan yang mengatakan bahwa tidur kurang dari 6 jam adalah hal yang baik. Ada pula yang mengatakan bahwa tidur kurang dari 6 jam akan membuat anda terserang berbagai macam penyakit. Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa tidur kurang dari 6 jam adalah suatu kebiasaan buruk. Tidur terlalu larut atau tidur terlalu pendek juga sebuah kebiasaan buruk yang harus segera anda ubah. Kelainan-kelainan tidur ini akan membawa anda menuju masalah kesehatan yang lebih serius. Bahkan tak sedikit penyakit kronis yang bisa menyerang anda para insomnia.

Sebuah studi baru menyatakan bahwa risiko seseorang terserang stroke lebih tinggi kala mereka juga menderita insomnia. Dari sekitar 29 studi yang dipublikasikan di Neurology, insomnia memberikan gejala awal yang buruk seperti sesak napas. Dan yang lebih mengerikan lagi adalah mereka yang mengalami insomnia dan terserang stroke akan menjadi sulit sembuh. Bahkan, stroke pun mengancam untuk menyerang lagi dengan dampak yang lebih buruk bagi kesehatan anda. Hal ini tampaknya cukup mengerikan karena banyak orang mengira bahwa insomnia adalah sebuah masalah ringan yang tak akan membawa dampak besar.

penderita Insomnia

Ilstrasi Insomnia

Tidur yang nyenyak sendiri sebenarnya akan memberikan dampak yang baik bagi kesehatan anda. Tidur akan membantu mengembalikan fungsi otak. Selain itu informasi yang terkumpul selama seharian juga akan tersimpan baik di otak kala anda tidur dengan nyenyak. Hal ini menjelaskan mengapa seorang penderita stroke sulit pulih apabila ia juga menderita insomnia. Stroke sangat berkaitan dengan pola tidur anda, oleh karena itu perbaikilah dengan segera apabila anda memiliki pola tidur yang buruk.

Baca Juga  8 Tips Menurunkan Berat Badan Terbukti Sangat Efektif

Apabila anda tidak memiliki masalah kelainan tidur atau insomnia namun memiliki waktu tidur yang pendek kurang dari 6 jam, maka risiko serangan stroke pun tetap saja ada. Bahkan tidur kurang dari 6 jam tak hanya akan memicu serangan stroke bagi tubuh anda, melainkan juga memicu serangan jantung, radang di tubuh hingga resostensi insulin yang akan berdampak pada gula darah anda yang tinggi. Mulai sekarang hilangkan kebiasaan begadang anda karena risiko yang diberikan jauh lebih banyak daripada manfaat yang diberikannya.

Oleh karena itu para pakar kesehatan memberikan saran bagi semua orang untuk mencukupi waktu tidurnya agar bisa mendapatkan waktu istirahat yang berkualitas. Saat anda tidur dengan nyenyak maka tubuh secara otomatis akan membersihkan organ bagian dalam dan membuang semua racun. Proses pembersihan racun ini hanya bisa anda dapatkan saat anda tidur dengan nyenyak minimal 6 jam. Selain itu, tidur nyenyak juga akan melepaskan racun dari kadar neuronal yang ada di otak. Dengan begini otak akan terasa lebih segar di keesokan hari. Tanpa tidur nyenyak anda akan merasa lemah, letih dan lesu karena tubuh anda dipenuhi dengan racun.

Baca Juga  Berpotensi Terkena Diabetes Lebih Banyak Ternyata Ibu Rumah Tangga

Jika anda masih belum bisa mendapatkan waktu tidur yang maksimal maka anda bisa mengunjungi dokter untuk mendapatkan solusi. Dokter biasanya akan melakukan terapi dengan memberikan obat penenang. Namun pastikan bahwa obat penenang yang anda konsumsi bukanlah obat penenang yang membuat anda menjadi kecanduan. Setelah waktu tidur anda sudah bisa kembali normal, jangan pernah begadang lagi jika tidak benar-benar diperlukan. Jaga waktu tidur anda tetap normal dan tercukupi. Jagalah kesehatan anda sebaik mungkin, karena mencegah lebih baik daripada mengobati.

Tags:

Related to: Penderita Insomnia Ternyata Rawan Terserang Stroke