Penyebab Stroke Bisa Disebabkan Karena Kelainan Irama Jantung

August 2, 2016

Dari CNN Indonesia, Fibrilasi Atrium atau disingkat FA, adalah kelainan penyakit jantung karena irama detak jantung yang tidak regular, hal ini sering dijumpai pada populasi di seluruh dunia serta di Indonesia. Tapi, pemahaman dan kepedulian mengenai FA hingga kini masih sangat rendah, meskipun FA bisa menyebabkan bekuan darah pada jantung yang jika lepas ke sirkulasi sitemik akan menyebabkan stroke.

Seperti yang dikatakan oleh Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), bahwa penyakit kardiovaskular adalah yang paling banyak menimbulkan kematian.

032

WHO pun menunjukkan sebuah data dimana penyakit kardiovaskular adalah penyebab kematian nomor 1 secara global, yaitu sebanyak 31 persen dari populasi. Tahun 2012 sebanyak 17,5 juta orang di dunia meninggal disebabkan penyakit kardiovaskular, terdiri dari 42 persen kematin karena jantung koroner serta 38 persen disebabkan oleh stroke.

“Penyakit FA adalah penyakit yang harus dikenali oleh masyarakat, hal itu untuk menghindari masyarakat dari stroke, gagal jantung serta serangan jantung,” ucap dr. Ismoyo melalui rilis kepada CNNIndonesia.com.

Untuk mengetahuinya masyarakat diminta untuk mengetahui gejala-gejala FA seperti cepat lelah, irama jantung tidak teratur, kesulitan mengerjakan pekerjaan sehari-hari, sesak nafas, nyeri, dada tertekan dan seperti diikat, pusing, rasa mengambang serta berputar hingga pingsan dan sering buang air kecil.

Baca Juga  Astagfirullahaladzim Ibu ini Gila Tinggalkan Bayinya di RS Selama Sebulan

Ketua Panitia Atrial Fibrillation Campaign di Indonesia serta Ketua InaHRS, Dr. dr. Yoga Yuniadi, SpJP(K) berkata bahwa prevelensi pasien FA mengalami peningkatan yang cukup tinggi seiring bertambahnya usia.

“Pada usia 40-60 tahun sekitar 0,2 persen dari populasi dan pasien di atas 15-40 persen adalah pasien berumur di atas 80 tahun. Orang yang terkena FA memiliki resiko 5 kali lebih tinggi terkena stroke dibandingkan yang tidak. Di Indonesia sendiri sangat banyak insiden stroke yang disebabkan FA pada usia produktif, yaitu pada usia di bawah 60 tahun dan datang ke rumah sakit dalam keadaan Strok yang disebabkan oleh penyakit FA,” jelas dr. Yoga.

Di sisi lain, Ketua 1 PERDOSSI, dr. H. Salim Haris SpS (K) menjelaskan terdapat dua jenis stroke yaitu stroke berdarah serta stroke sumbatan dengan faktor risiko usia, darah tinggi, jenis kelamin, diabetes serta FA.

“FA merupakan faktor risiko yang bersifat independen serta bisa dengan cepat menimbulkan stroke sumbatan,” ucap dr. Salim.

Baca Juga  Mengetahui Penyebab Dan Gejala Penyakit Jantung Koroner

Di samping Stroke, FA adalah faktor risiko yang bisa menyebabkan terjadinya gagal jantung serta serangan jantung. Menurut dr. Yoga pada kasus FA, irama detak jantung akan menjadi irregular hal ini membuat kontraksi otot jantung menjadi tidak sinkron. Pada jangka panjang ini dapat melemahkan pompa jantung serta mampu memicu terjadinya gagal jantung dan diikuti dengan kegagalan fungsi organ penting lainnya.

“Resiko kematian cukup tinggi yaitu 50 persen dalam 3 tahun yang disebabkan karena gagal jantung,” katanya.

Yoga pun menjelaskan bahwa FA yang umum terjadi yaitu Lone AF (FA perseorangan). Ini adalah jenis penyakit yang sering terjadi pada usia muda serta terdapat faktor genetic dan kelompok FA lainnya adalah yang berkaitan dengan hipertensi, usia, diabetes, kebiasaan merokok dan stress.

Ia juga menegaskan bahwa upaya pencegahan dapat dilakukan terutama dengan menghindari faktor risikonya.

“Untuk dapat menurunkan angka mortalitas dan morbiditas karena FA, masyarakat harus diberikan informasi seluas-luasnya, termasuk usaha pencegahan yang bisa dilakukan, salah satunya yaitu dengan melakukan pemeriksaan ke dokter jika terjadi gejala FA dan pemberian antigoagulan jika teridiagnosa FA,” ucapnya.

Tags:

Related to: Penyebab Stroke Bisa Disebabkan Karena Kelainan Irama Jantung