Remaja Ciptakan Alat untuk Pernapasan Agar Terhindar Asap Rokok

August 2, 2016

Merokok adalah salah satu kebiasaan yang hingga detik ini belum diketahui bagaimana cara untuk menghentikannya. Mereka yang sudah kecanduan dengan rokok sangat sulit untuk berhenti. Hal ini disebabkan karena di dalam rokok terdapat sebuah zat yang membuat penggunanya menjadi kesulitan untuk berhenti dari kebiasaan merokoknya.

demi-hindari-asap-rokok-pelajar-ini-ciptakan-alat-pernapasan-unik-rev-1

Meskipun sudah berungkali dikatakan, bahwa di setiap satu batang rokok tersimpan racun yang dapat merugikan penggunanya. Namun, mereka masih saja merokok dan tidak merasa jera menggunakannya.

Sebenarnya, para perokok aktif sudah mengetahui resiko kesehatan mereka akan terganggu jika terus menggunakannya. Namun ironisnya, malah perokok pasif yang sebenarnya terkena lebih besar dibandingkan perokok aktif. Oleh sebab itu, tidak sedikit dari mereka yang menjauhi perokok aktif demi menghindari resiko menjadi perokok pasif.

Perokok pasif yaitu seseorang yang tidak menggunakan rokok secara langsung tetapi ia menghirup asap rokok dari orang-orang yang menggunakan rokok di lingkungan sekitarnya, seperti di rumah atau di lingkungan ia bekerja. Walaupun tidak menggunakan rokok secara langsung, perokok pasif juga terkena dampak buruknya. Semakin sering seseorang terkena paparan asap rokok, maka resiko gangguan kesehata yang dialaminya semakin tinggi.

Baca Juga  Warga Diminta Untuk Waspada, BPJS Palsu Semakin Banyak Beredar

Asap rokok yang dihembuskan oleh perokok tidak hilang begitu saja. Asap rokok mampu bertahan di udara kurang lebih 2 (dua) hingga 3 (tiga) jam. Meskipun tidak terdeteksi oleh indera penciuman dan penglihatan Anda, asap rokok akan tetap ada.

Ketika dihembuskan oleh perokok, asap rokok tidak hilang begitu saja. Asap rokok dapat bertahan di udara sekitar dua hingga tiga jam. Asap rokok akan tetap ada meski tidak terdeteksi oleh indera penciuman maupun penglihatan Anda.

Menghirup asap rokok dapat memberikan dampak buruk, baik untuk sementara maupun dalam jangka waktu panjang. Terkena paparan asap rokok bisa langsung menimbulkan gejala seperti batuk-batuk, sakit kepala, dan mata merah.

Menghirup asap rokok dapat berdampak buruk, baik secara sementara maupun dalam jangka panjang. Terpajan asap rokok dapat langsung menimbulkan gejala seperti mata merah, sakit kepala, dan batuk-batuk.

Selain itu, ada kisah menarik tentang seorang perokok pasif dari seorang pemuda yang berasal dari China. Nanning nama pemuda tersebut. Ia harus rela terjebak dalam satu kamar dengan temannya sendiri yang sudah kecanduan rokok. Alhasil, asap rokok dari pagi sampai siang hari seolah sudah menjadi hal yang biasa untuk Nanning.

Baca Juga  Menteri Kesehatan : Waktunya Untuk Perempuan Lebih Memperhatikan Dan Menambah Wawasan Kesehatan

Karena ia tidak ingin beresiko menjadi perokok pasif, akhirnya Nanning menciptakan sebuah alat pernapasan yang dapat dikatakan cukup unik. Dilansir dari People Daily Online, bahwa Nanning membuat sebuah ventilasi udara yang sudah dimodifikasi hingga menjadi celah bebas asap rokok.

Temuan uniknya tersebut langsung diunggah/diupload ke media sosial miliknya sebagai kampanye agar tidak merokok di dalam ruangan. Alhasil, banyak netizen yang memberikan dukungan kepada Nanning atas aksi beserta temuannya tersebut.

“Perokok memang sudah seharusnya memikirkan lingkungan di sekitarnya,” tulis salah satu netizen.

 

Related to: Remaja Ciptakan Alat untuk Pernapasan Agar Terhindar Asap Rokok