Resiko Hamil dengan Obesitas

February 7, 2016

Meningkatnya berat badan yang berlebihan pada masa kehamilan dapat meningkatkan resiko gangguan kesehatan pada wanita hamil. Jika berat badan Anda semasa belum hamil masih normal, jagalah berat badan Anda naik hanya antara 12 – 16 kilogram selama masa hamil. Sedangkan jika Anda sudah mengalami berat badan berlebih sebelum hamil, sebaiknya lebih berhati-hati. Jagalah agar naiknya berat badan  sekitar 5-7 kilogram selama masa hamil. Hal ini untuk menjaga agar Anda tidak mengalami masalah obesitas selama dalam kehamilan. Sebab resiko obesitas pada orang hamil bisa menjadi ancaman serius.

Resiko Hamil dengan Obesitas

Obesitas sangat berkaitan erat dengan gangguan kesehatan, apalagi dalam masa kehamilan. Sebab obesitas dapat memicu penyakit generatif seperti diabetes mellitus tipe 2, penyakit jantung koroner dan hipertensi.

Bahaya Ibu hamil dengan obesitas

  • Preeklamsia

Penyakit ini hanya terjadi pada wanita yang sedang hamil. Ditandai dengan meningkatnya tekanan darah, kemudian ikut meningkatnya kadar protein di dalam urin. Wanita hamil yang mengalami preklamsia akan mengalami pembengkakan pada kaki dan tangan. Akibatnya, aliran darah yang menuju janin menjadi terhambat, dan dapat berakibat fatal pada janin.  Terjadinya preeklamsia dapat berlanjut pada eklamsia sehingga mengakibatkan ibu hamil koma dan dapat menyebabkan kematian.

Baca Juga  ASI Terasa Pedas Apabila Ibu Makan Makanan Pedas? Fakta Atau Mitos
  • Diabetes gestasional

Penyakit diabetes atau kelebihan gula dalam darah juga banyak terjadi pada wanita yang sedang hamil, terlebih untuk mereka yang mengalami obesitas. Diabetes pada Ibu hamil terjadi sekitar 4 persen dari total Ibu hamil di seluruh dunia.

  • Operasi caesar

Operasi caesar menjadi satu-satunya jalan bersalin untuk wanita yang mengalami berat badan berlebihan. Wanita hamil yang memiliki berat 95 kg atau lebih akan sulit melahirkan secara alami. Sebab akan ada banyak risiko komplikasi yang bisa terjadi.

Cara mengatasi obesitas pada Ibu hamil

  1. Menyusun menu seimbang. Jika dibutuhkan, sebaiknya Anda juga berkonsultasi dengan dokter ahli gizi pada awal kehamilan untuk pengaturan menu makanan yang dikonsumsi.
  2. Sarapan pagi dengan makanan yang sedikit lemak namun kaya akan nutrisi. Makanan ini bisa berupa roti gandum, atau sereal dengan tambahan buah segar. Jangan pernah lewatkan sarapan pagi, melupakan sarapan pagi hanya akan membuat keinginan Anda untuk ngemil semakin bertambah.
  3. Jalani olahraga selama masa kehamilan. Olahraga ringan yang dapat dilakukan oleh ibu hamil antara lain jalan kaki, renang dan senam hamil.
  4. Mengurangi asupan kalori. Cobalah siasati cara Anda dalam mengolah makanan, misalnya dengan memasak makanan dengan cara ditumis agar dapat mengurangi penggunaan minyak.
  5. Jalani pemeriksaan rutin ketika hamil. Hal ini sangat penting, sebab dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan seperti pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah dan mengukur berat badan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui apakah Anda beresiko terkena diabetes atau hipertensi.
Baca Juga  Bahaya Pestisida bagi Ibu Hamil

Sebaiknya jaga selalu berat badan Anda agar tetap ideal. Sebab resiko hamil dengan obesitas dapat mengancam Anda. Meskipun Anda sudah melahirkan, dianjurkan untuk rutin berolahraga agar obesitas tidak terjadi.

Tags: , ,

Related to: Resiko Hamil dengan Obesitas