Satgas Akan Berencana Memutuskan Distribusi Vaksi Palsu Ke Rumah Sakit

August 2, 2016

Hasil investigasi kasus vaksin palsu terus berkembang. Setelah polisi berhasil menetapka 20 orang sebagai tersangka, akhir-akhir ini penyidik Reserse Kriminal Khusus Jakarta Barat telah mengamankan dua dus yang diduga vaksin palsu.

Menduga masih adanya kemungkinan produsen dan distributor lain yang berkeliaran, Ketua Satgas Penanggulangan Vaksin Palsu, Maura Linda Sitanggang menyatakan, Satgas akan memutus mata rantai distribusi vaksin palsu di pasaran.

538f6ade-34f9-467b-a61c-e6798aed3424_169

“Rantai pasok jaringan ilegal harus diputus (untuk) tidak masuk bidang kesehatan dan ke depan dicegah,” sebut Maura di Jakarta.

Maura mengaku, pihaknya telah memperkuat pengamanan rantai suplai vaksi dengan meningkatkan kepatuhan pada fasilitas kesehatan, baik di jalur legal yang telah ada saat ini hingga jalur non ilegal.

“Proses pengawasan obat termasuk di dalamnya vaksin akan ditingkatkan efektifitasnya. Lalu patuh terhadap standar opersional fasilitas kesehatan harus ditingkatkan, termasuk pada pencatatan dan proses pelaporan yang mampu tertelusur, diantaranya penyediaan vaksin yang harus bersumber dari yang resmi dan penanganan limbah medis sesuai ketentuan,” jelasnya.

Baca Juga  Fosil Terdapat Kanker Berumur 1.7 Juta Tahun Ditemukan

Sampai saat ini, pihaknya terus mendata anak yang terimunisasi vaksin palsu. Tujuan pendataan ini supaya anak tersebut dapat diberi suntikan ulang kekebalan tubuh tersebut. Dikhawatirkan jika benar tervaksinasi palu namun tidak divaksin ulang akan berdampak jangka panjang bagi si anak, lemahnya kekebalan tubuh dapat membuat si anak rentan terkena penyakit. Itupun yang dikhawatirkan orang tua korban vaksin palsu, sehingga adanya upaya permintaan langsung orang tua kepada pihak-pihak yang memiliki hak untuk mengusut kasus ini seperti kepolisian dan kementerian.

“Satgas sudah menangkap produsen dan juga pengedar vaksin palsu. Secara simultan melakukan pendataan kepada anak-anak yang kemungkinan tervaksinasi palsu, dan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan melakukan vaksin ulang sesuai dengan pedoman imunisasi wajib,” jelasnya.

Upaya yang dilakukan oleh Stagas merupakan arahan langsung dari Menteri Kesehatan RI yang meminta proses kasus Vaksin palsu ini harus segera diselesaikan.

Related to: Satgas Akan Berencana Memutuskan Distribusi Vaksi Palsu Ke Rumah Sakit