Sekarang Bayar BPJS dan Asuransi Komersial Hanya Bayar Sekali Saja

August 10, 2016

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS kini mengeluarkan sebuah peraturan baru yang tujuannya untuk mempermudah para anggota BPJS dalam melakukan pembayaran iuran bulanan. Berdasarkan Peraturan BPJS Kesehatan no 4 tahun 2016, sekarang pembayaran iuran Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dipermudah. Hal ini terutama ditujukan untuk mereka yang terdaftar sebagai aggota JKN-KIS dan juga Asuransi Kesehatan Tambahan (AKT) atau Asuransi Komersial.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris, mengungkapkan bahwa dengan adanya peraturan baru yang dikeluarkan oleh pihak BPJS Kesehatan ini pada anggota bisa melakukan pembayaran AKT sekaligus dengan BPJS Kesehatan secara bersamaan. Para anggota akan mendapat satu tagihan saja, yakni tagihan dari platform AKT. Di dalam tagihan platform AKT ini juga terdapat tagihan iuran BPJS yang telah dimasukkan. Anda sebagai anggota BPJS dan juga AKT cukup membayar tagihan iuran AKT ini saja tanpa harus membayar tagihan BPJS juga.

Layanan BPJS

Dengan adanya regulasi baru ini maka tak akan terjadi double cost bagi setiap anggota BPJS dan juga AKT. Hal ini tujuannya adalah meringankan beban para anggota. Selain itu regulasi ini juga membuat sistem pembayaran BPJS dan AKT ini menjadi semakin praktis dan tak merepotkan. Katanya, setiap biaya pengobatan yang dilakukan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), yakni klinik dan juga pusksemas harus ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan. Dan saat seorang pasien mendapatkan rujukan ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Rujukan Lanjutan (FKTRL) seperti Rumah Sakit, maka pihak BPJS Kesehatan hanya akan menanggung 144 jenis penyakit yang telah tercantum dalam perjanjian.

Baca Juga  5 Cara Ini Bantu Atasi Sakit Gigi Seketika

Menurut penjelasannya, jika di FKTRL maka ada 144 diagnosa jenis penyakit yang tidak ditanggung oleh BPJS. Jika anggota tersebut menggunakan asuransi komersial, maka biaya pengobatan tersebut akan ditanggung oleh asuransi komersial. Jika yang terjadi adalah kasus spesialistik dan sesuai dengan kelasnya maka pihak yang menanggung adalah pihak BPJS atau JKN. Jika ingin mendapatkan pelayanan lebih lagi maka pihak anggota harus membayar lebih pada tagihan asuransi komersialnya, karena hal tersebut sudah diluar regulasi dari BPJS.

Andayani Budi Lestari selaku Direktur Kepesertaan dan Pemasaran BPJS Kesehatan mengungkapkan bahwa manfaat dari penggabungan layanan ini akan berdampak pada saat pasien melakukan klaim terhadap biaya pengobatan. Jika pasien adalah anggota dari JKN-KIS dan AKT maka kedua layanan jaminan kesehatan ini bisa digunakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada kedua badan tersebut. BPJS atau JKN-KIS sendiri hanya bisa menanggung biaya pengobatan dari FKTP hingga tingkat Rumah Sakit untuk penyakit diluar 144 diagnosa yang telah ditetapkan BPJS. Jika seorang anggota memiliki keanggotaan di AKT maka 144 penyakit yang tidak ditanggung oleh BPJS itu bisa dibebankan pada pihak AKT atau asuransi komersial. Selain itu, para pasien juga akan mendapatkan pelayanan yang baik serta bisa pindah ke kelas perawatan yang lebih tinggi kualitasnya.

Baca Juga  Dokter Indra Melanggar Hukum Polisi Sebut Karena Beli Vaksin Langsung dari "Sales"

Jadi, kedua layanan ini akan memberikan manfaat yang lebih besar untuk anggotanya. Kualitas BPJS Kesehatan yang lebih rendah bisa dinaikkan kelasnya oleh AKT atau asuransi komersial yang diikuti oleh si anggota. Jika si anggota ingin kebutuhan medis ini dikover oleh BPJS namun dengan pelayanan yang lebih baik, maka anggota ini hanya perlu membayar biaya tambahan ke pihak asuransi komersial. Sangat membantu anda bukan sebagai anggota BPJS dan asuransi komersial?

Tags:

Related to: Sekarang Bayar BPJS dan Asuransi Komersial Hanya Bayar Sekali Saja