Serum Palsu Ditemukan Pekanbaru Warga Diharap Untuk Waspada

August 10, 2016

Tak cukup sepertinya warga Indonesia diteror oleh adanya vaksin palsu, kini muncul serum palsu yang tak kalah meresahkan dari vaksin palsu. Baru-baru ini pihak Polresta Pekanbaru mengadakan sebuah razia di beberapa tempat seperti apotek dan toko obat yang beroperasi di wilayahnya. Salah satu apotek yang terjaring razia adalah Apotek Lengkong Farma yang terletak di Jalan Hangtuah. Dari penggerebekan yang dilakukan oleh aparat, ditemukanlah beberapa serum palsu dan juga obat kadaluarsa yang masih dijual oleh pihak apotek. Serum palsu dan juga obat kadaluarsa ini tetap dijual oleh pemilik apotek kepada para pelanggannya. Hingga kini, si pemilik apotek masih ditahan pihak berwajib untuk keperluan mencari keterangan.

serum palsu

Ilustrasi serum palsu

Seperti yang sudah banyak diberitakan, vaksin dan serum adalah dua hal yang berbeda. Vaksin adalah suatu cairan yang diberikan kepada anak-anak guna memperkuat antibodi si anak agar tak mudah terserang infeksi. Sedangkan serum adalah cairan yang bisa diberikan kepada seorang pasien untuk menghindari infeksi yang semakin luas. Serum biasanya diberikan kepada orang-orang yang terkena gigitan ular berbisa. Dengan diberikan serum ini maka kemungkinan bisa ular tersebut akan menyebar semakin kecil karena akan dilawan oleh serum yang masuk ke tubuh pasien. Selain itu serum biasanya juga digunakan untuk mengatasi pasien agar tak terkena tetanus. Tetanus sendiri adalah infeksi yang biasanya disebabkan karena tubuh tergores atau tertusuk oleh sesuatu yang berkarat.

Baca Juga  Orangtua ini Ingin Hanya Dr Indra membuktikan Cucunya Terkena Vaksin Palsu

Penggerebekan di Apotek Lengkong Farma sendiri adalah upaya tindak lanjut dari pihak berwajib akan laporan warga yang mengungkapkan bahwa ada dua orang pengedar vaksin palsu yang beroperasi di tengah masyarakat. Setelah itu tertangkaplah dua orang asal Rumbai yang diduga adalah pengedar vaksin dan serum palsu. Dari penangkapan dua orang ini penyidikan dari pihak berwajib terus berkembang hingga menuju ke Apotek Lengkong Farma. Dari hasil interogasi dua orang tersangka pengedar vaksin dan serum palsu tersebut mengungkapkan bahwa mereka mendapatkan vaksin dan serum palsu tadi dari sebuah apotek di Jalan Hangtuah, Pekanbaru. Sang pemilik Apotek Lengkong Farma sendiri hingga sekarang masih berstatus terperiksa. Pihak kepolisian masih akan terus mengusut tuntas kasus ini hingga ke akarnya.

Vaksin palsu yang beredar di masyarakat memang sangat merisaukan berbagai pihak. Meskipun sudah ada badan yang khusus untuk menangani masalah ini namun bagi anda yang masih penasaran dengan vaksin palsu bisa melakukan tes sederhana ini untuk memastikan keaslian vaksin yang didapat oleh anak anda.

Vaksin palsu memiliki kemasan yang kasar dan warnanya berbeda

Hal pertama yang harus anda perhatikan adalah penampilan dari vaksin yang akan diberikan pada anak anda. Jika vaksin tersebut palsu maka biasanya bisa dikenali dari kemasan vaksin yang lebih kasar dan pada tutup kemasan pun terdapat perbedaan dari vaksin asli. Untuk memastikan keaslian vaksin ini, anda bisa meminta dokter untuk melihat kemasan vaksin sebelum diberikan pada anak anda.

Baca Juga  Terkait Penemuan 200 Serum Palsu, BPOM Perketat Pengawasan

Warna larutan tidak sebening vaksin asli

Ciri berikutnya yang bisa anda perhatikan adalah warna larutan vaksin tersebut. Vaksin asli memiliki larutan yang bersih, bening dan tak mengandung kotoran. Jika vaksin yang  akan diberikan pada anak anda berwarna keruh dan tidak bening maka anda bisa memeriksa vaksin tersebut ke laboratorium dulu demi alasan keamanan.

Lihat identitas vaksin yang ada di botol dan di kardus

Vaksin memiliki nomor batch atau nomor lot yang gunanya untuk mengetahui kode produksi, tanggal pembuatan dan tanggal kadaluarsa dari vaksin tersebut. Anda bisa melihat identitas ini dan sesuaikan nomor batch yang tertera pada botol dan pada dus. Jika ada perbedaan angka maka bisa dipastikan bahwa vaksin tersebut palsu.

Tags:

Related to: Serum Palsu Ditemukan Pekanbaru Warga Diharap Untuk Waspada