Sudahkah Anda Mengkonsumsi Brokoli Hari Ini?

January 31, 2015

Manfaat kesehatan dari brokoli sangatlah banyak. Tidak hanya sarat dengan nutrisi penting, brokoli juga memiliki sifat terapeutik. Sayuran ini sangat kaya dengan serat (baik yang larut dan tidak larut) dan merupakan sumber vitamin-C. Bahkan, seporsi makanan dengan  100 gram brokoli dapat memenuhi 150% asupan vitamin C yang dibutuhkan tubuh dan dalam dosis tinggi dapat meringankan gejala demam dan mempercepat pemulihan.

Selain itu, sayuran ini juga kaya akan vitamin A, zat besi, vitamin K, vitamin B-kompleks, zinc, fosfor dan phyto-nutrient. Phytonutrients adalah senyawa yang terbukti mampu memperkecil risiko diabetes, penyakit jantung dan beberapa jenis kanker.

Apa saja manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari brokoli?

Sudahkah Anda Mengkonsumsi Brokoli Hari Ini

Selama beberapa tahun terakhir, para peneliti di seluruh dunia telah mengidentifikasi berbagai sifat terapeutik yang berhubungan dengan brokoli. Jadi, selain kaya gizi, apa saja manfaat kesehatan lainnya yang terkandung dalam segarnya brokoli? Berikut ulasannya.

Penelitian mengungkapkan bahwa brokoli dapat:

  • Mencegah osteoarthritis. Sebuah studi yang dilakukan di Inggris memaparkan bahwa brokoli mengandung senyawa sulfophane yang bisa membantu tubuh melawan osteoarthritis— sulforaphane bisa memblokir enzim penghancur tulang rawan dengan mencegat molekul penyebab inflamasi.
  • Melindungi kulit dari efek sinar UV. Brokoli membantu mencegah kanker kulit, namun bukan dengan cara dimakan namun mengaplikasikannya langsung pada kulit. Sebuah artikel yang dipublikasikan pada Proceedings of the National Academy of Sciences menyatakan bahwa efek radiasi ultraviolet (UV) yang buruk dan bersifat merusak  bisa dikurangi dengan aplikasi topikal ekstrak brokoli pada kulit.
  • Memulihkan kerusakan hati yang diakibatkan diabetes. Mengkonsumsi brokoli bisa merangsang produksi enzim-enzim tubuh yang dapat membantu melindungi pembuluh darah di jantung dan mengurangi molekul perusak pembuluh darah.
  • Mengurangi risiko kanker. Mengkonsumsi brokoli tiga kali sebulan berpotensi memperkecil risiko seseorang mengembangkan kanker ginjal sebesar 40%.
  • Senyawa tanaman brokoli dapat mendetoksifikasi polutan udara dalam tubuh. Penelitian dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health di Baltimore memaparkan manfaat baru brokoli. Subjek penelitian ini adalah salah satu daerah yang paling tercemar di China yang penduduknya mengonsumsi setengah cangkir minuman brokoli. Konsumsi brokoli ini terbukti dapat membersihkan kadar benzena dan akrolein di dalam tubuh— karsinogen manusia yang dikenal dan iritasi paru-paru, masing-masing.
Baca Juga  Khasiat Daun Sirsak Untuk Kanker Paru-paru Dan TBC

Benarkah bahan kimia dalam brokoli bisa membantu mengobati autisme?

Zat kimia yang ditemukan dalam brokoli dan sayuran lainnya-sulforaphane–menunjukkan manfaat yang menjanjikan untuk mengobati beberapa gejala perilaku autisme. Hal ini sesuai dengan hasil percobaan klinis kecil yang dipimpin oleh para peneliti dari Johns Hopkins University School of Medicine di Baltimore, MD, dan Rumah Sakit Umum Massachusetts untuk Anak-anak.

Antioksidan dalam brokoli tampaknya ampuh digunakan sebagai pengobatan untuk Progeria. Sebuah studi baru menemukan bahwa inti sel pada anak-anak yang terkena penyakit progeria— penyakit yang tergolong sangat langka— tidak mampu memecah dan membersihkan protein yang rusak. Uji klinis ini juga menemukan bahwa antioksidan dalam brokoli tampaknya bisa membantu mendorong sistem kliring protein, berpotensi mengurangi efek penyakit.

 

Makan brokoli dapat mengurangi risiko kanker— jika dimasak dengan benar

Enzim bekerja dengan mengubah bahan kimia berbasis sulfur yang ditemukan dalam brokoli (disebut glucosinolates) menjadi isothiocyanates (bahan kimia yang mengandung sulfur lainnya), yang memiliki sifat anti kanker.  Namun, jika brokoli dimasak terlalu matang dapat merusak efek menguntungkan dari enzim ini.

Baca Juga  Cek Yuk Apa Saja Manfaat Jahe Untuk Kesehatan Tubuh

Oleh karena itu, untuk benar-benar mendapatkan hasil maksimal dari sayuran ini, Anda harus mencoba untuk mengukus, atau mengonsumsinya dalam keadaan mentah. So, sudahkah Anda mengonsumsi brokoli hari ini?

Tags: ,

Related to: Sudahkah Anda Mengkonsumsi Brokoli Hari Ini?