Waspada Daftar 14 Rumah Sakit Pengguna Vaksin Palsu

August 2, 2016

Setelah terkuaknya kasus beredarnya penggunaan vaksin palsu di beberapa rumah sakit yang tersebar di wilayah Jabodetabek, penyelidikkan yang dilakukan oleh tim Polri dan instansi terkait, akhirnya Nila Juwita F. Moeloek, Menteri Kesehatan mengumumkan 14 rumah sakit yang menggunakan vaksin palsu. Tidak hanya rumah sakit saja, tetapi ada enam bidan dan dua klinik yang menggunakan vaksin palsu.
Kementrian Kesehatan RI

Sebelum mempublikasikan nama-nama rumah sakit, bidan dan dua klinik tersebut, Nila meminta izin terlebih dahulu pada Badan Reserse Kriminal Polri. “Sudah mendapatkan izin dari Bareskrim untuk mengungkapkan 14 fasyankes (fasilitas dan layanan kesehatan) yang terbukti menggunakan vaksin palsu.,” ujar Nila dalam rapat kerja dengan Komisi IX di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat.

Berikut ini adalah 14 rumah sakit yang menggunakan vaksin palsu:

1. Rumah Sakit Dr Sander Cikarang, Bekasi.
Sales yang mendistribusikan bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi yaitu tersangka memberikan penawaran harga vaksin palsu melalui email kepada pihak rumah sakit dan disetujui oleh direktur rumah sakit.

2. Rumah Sakit Bhakti Husada Cikarang, Bekasi.
Sales yang mendistribusikan bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi yaitu tersangka memberikan penawaran harga vaksin palsu melalui email kepada pihak rumah sakit dan disetujui oleh direktur rumah sakit.

3. Rumah Sakit Sentral Medika di Jalan Industri Pasir Gombong, Bekasi.
Sales yang mendistribusikan bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi yaitu tersangka memberikan penawaran harga vaksin palsu melalui email kepada pihak rumah sakit dan disetujui oleh direktur rumah sakit.

Baca Juga  IDI Menolak Imunisasi Sebelum Adanya Garansi Keamanan Apa Komentar Menkes?

4. Rumah Sakit Ibu dan Anak Puspa Husada di  Jalan Pondok Timur Indah, Jatimulya, Tambun Selatan, Bekasi.
Sales yang mendistribusikan bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi yaitu tersangka memberikan penawaran harga vaksin palsu melalui email kepada pihak rumah sakit dan disetujui oleh direktur rumah sakit.

5. Rumah Sakit Karya Medika, Tambun, Bekasi.
Sales yang mendistribusikan bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi yaitu tersangka memberikan penawaran harga vaksin palsu melalui email kepada bagian pengadaan barang rumah sakit dan disetujui oleh direktur rumah sakit.

6. Rumah Sakit Kartika Husada di Jalan M.T. Haryono Setu, Bekasi.
Sales yang mendistribusikan bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi yaitu tersangka memberikan penawaran harga vaksin palsu melalui email kepada bagian pengadaan barang rumah sakit dan disetujui oleh direktur rumah sakit.

(Baca juga : Masuk Daftar Pengguna Vaksin Palsu, RS Harapan Bunda Digeruduk Pasien  )

7. Rumah Sakit Sayang Bunda, Pondok Ungu, Bekasi.
Sales yang mendistribusikan bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi yaitu tersangka memberikan penawaran harga vaksin palsu melalui email kepada pihak rumah sakit dan disetujui oleh direktur rumah sakit.

8. Rumah Sakit Multazam, Bekasi.
Sales yang mendistribusikan bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi yaitu tersangka memberikan penawaran harga vaksin palsu melalui email kepada pihak rumah sakit dan disetujui oleh direktur rumah sakit.

9. Rumah Sakit Permata, Bekasi.
Sales yang mendistribusikan bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi yaitu tersangka mengajukan surat permohonan pengadaan barang kepada manager purchasing dan disetujui oleh direktur rumah sakit.

Baca Juga  Ternyata Menggigit Kuku Juga Bermanfaat untuk Kesehatan

10. Rumah Sakit Ibu dan Anak Gizar, Perumahan Villa Mutiara Cikarang, Bekasi.
Sales yang mendistribusikan bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi yaitu tersangka memberikan penawaran harga vaksin palsu melalui email kepada bagian pengadaan barang rumah sakit dan disetujui oleh direktur rumah sakit.

11. Rumah Sakit Harapan Bunda, Jakarta Timur.
Sales yang mensuplai bernama M. Syahrul. Ia menawarkan vaksin palsu melalui perawat bernama Irna. Lalu Irna meminta tanda tangan dokter dan dimasukkan sebagai persediaan rumah sakit. Sekaran Irna sudah ditahan sebagai penyedia botol vaksin palsu yang dibuat oleh tersangka bernama Rita dan Hidayat.

12. Rumah Sakit St. Elisabeth di Jalan Raya Narogong, Bekasi.
Sales yang mendistribusikan bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi yaitu tersangka mengajukan surat permohonan pengadaan barang kepada manager purchasing dan disetujui oleh direktur rumah sakit.

13. Rumah Sakit Hosana Medica, Cikarang.
Sales yang mendistribusikan bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi yaitu tersangka mengajukan surat permohonan pengadaan barang kepada manager purchasing dan disetujui oleh direktur rumah sakit.

14. Rumah Sakit Hosana Medica di Jalan Pramuka, Bekasi.
Sales yang mendistribusikan bernama Juanda dari CV Azka Medika. Modus operandi yaitu tersangka mengajukan surat permohonan pengadaan barang kepada manager purchasing dan disetujui oleh direktur rumah sakit.

Tags:

Related to: Waspada Daftar 14 Rumah Sakit Pengguna Vaksin Palsu