Sering Mengalami Kulit Gatal ? Waspadalah Bahaya Yang Akan Terjadi

March 15, 2016

Kulit gatal atau yang disebut pruritus adalah hal yang sudah biasa atau hal yang sangat umum terjadi. Tetapi, jika rasa gatal pada kulit terjadi dalam waktu yang cukup lama dan disertai dengan gejala yang lain, tentu kondisi dan keadaan tersebut dapat menjadi salah satu indikasi dari penyakit yang lebih serius seperti gangguan ginjal.

Rasa Kulit gatal dapat terjadi pada area tertentu atau pada seluruh bagian tubuh. Biasanya gejala yang mengiringi rasa gatal adalah terjadinya kemerahan pada kulit atau ruam. Pada umumnya, kondisi tersebut dapat mereda dengan sendirinya, atau akan hilang setelah ditangani dengan menggunakan obat-obatan yang bebas. Tetapi, ada saatnya rasa gatal tersebut tidak kunjung reda dan hilang, sehingga meyebabkan resiko terjadinya gejala awal dari indikasi yang lebih serius lagi.

Faktor Di Balik Rasa kulit Gatal

Kulit gatal

Untuk menentukan langkah dalam penanganan, maka harus lebih mengetahui terlebih dahulu penyebab dari rasa gatal tersebut. Gigitan serangg adalah penyebab yang paling umum terjadinya rasa gatal. Namun, terdapat banyak hal lainnya yang menyebabkan rasa Kulit gatal, yaitu sebagai berikut :

  1. Terjadinya penyakit kulit tertentu  : Rasa gatal pada umumnya terjadi pada area kulit tertentu, seperti iritasi pada kulit, kulit merah, hingga munculnya bintik merah pada kulit. Hal ini bisa disebabkan karena terjadinya penyakit kulit tertentu, seperti eksim, kudis, psoriasis, folikulitis dan prurigo.
  2. Kulit kering (xerosis) : Terjadinya kulit yang kering pun dapat diduga sebagai penyebab rasa gatal. Kondisi ini dapat diketahui saat tidak ada bintik merah atau tidak terjadinya perubahan lain yang tampak pada permukaan kulit. Kulit gatal kering pada umumnya dapat disebabkan oleh kondisi lingkungan, seperti kelembapan yang rendah pada udara, mandi yang terlalu lama atau mencuci, serta berada di dalam ruangan AC secara terus-menerus.
  3. Reaksi alergi dan juga iritasi : Alergi dan iritasi ini biasanya terjadi terhadap bahan-bahan pakaian, seperti baju yang terbuat dari bahan wool, benda yang terbuat dari karet, bahan kimia yang terdapat di dalam sabun, kosmetik, alergi yang disebabkan oleh jenis makanan tertentu, biang keringat, serta alergi pada jenis tanaman tertentu.
  4. Pada masa kehamilan : Biasanya pada sebagian wanita hamil akan merasakan gatal pada bagian perut, bagian lengan, bagian paha dan payudara karena terjadinya perubahan hormon. Pada saat masa kehamilan, ada beberapa permasalahan dari kulit yang berkembang, yaitu sebagai berikut :
  • Terjadinya papula urtikaria pruritus dan plak, hal ini menyebabkan terjadinya rasa gatal dan ruam pada bagian paha juga pada bagian perut atas.
  • Prurigo gestationis : menyebabkan terjadinya ruam pada lengan, kaki, dan tubuh bagian atas.
  • Kolestasis obstetric : Yaitu penyebab terjadinya gangguan pada hati saat masa kehamilan, sehingga mengakibatkan rasa gatal tanpa ruam.
Baca Juga  Cara Ampuh Untuk Mengatasi Insomina Secara Alami

Penyebab Lainnya :

  • Terjadinya alergi pada obat, misalnya pada antibiotic atau pada aspirin.
  • Karena gigitan serangga atau parasite, seperti nyamuk, kutu pada rambut, serta karena sengatan lebah.
  •  Karena adanya infeksi, seperti cacar, kurap serta jamur.
  • Karena kondisi psikologis, seperti terjadinya depresi dan kecemasan.
  • Karena menopause, saat terjadinya menopause, hormon mengalami perubahan sehingga menyebabkan rasa gatal.

Tips-Tips Mencegah Rasa Gatal Yang Menetap

Saat terasa gatal secara otomatis akan digaruk bagian kulit yang gatal tersebut. Sebenarnya, menggaruk saat gatal bukanlah solusi. Karena menggaruk kulit tubuh yang gatal dapat menyebabkan terjadinya luka yang berbekas, bahkan dapat menyebabkan infeksi pada kulit. Untuk menangani gatal, tergantung dari beberapa faktor penyebabnya. Berikut ini beberapa tips yang dapat dijadikan panduan untuk mencegah.

  • Mengusap bagian Kulit gatal jauh lebih baik dari pada menggaruknya,
  • Mengurangi konsumsi makanan yang pedas, kafein, dan jenis minuman keras yang dapat mempengaruhi aliran darah, sehingga menyebabkan rasa gatal menjadi lebih parah.
  • Pada bagian yang gatal dapat dikompres dengan menggunakan kain flannel yang dibasahi dengan air dingin.
  • Jika Anda tidak bisa menahan diri untuk menggaruk bagian yang gatal, potong kuku Anda terlebih dahulu, agar tidak menimbulkan luka saat menggaruknya.
  • Batasi waktu mandi Anda tidak lebih dari 20 menit, dengan menggunakan air dingin.
  • Agar tidak menambah rasa gatal, hindari penggunaan pakaian yang berbahan wool atau jenis pakaian yang terlalu ketat.
  • Setelah mandi, oleskan losion pada kulit agar selalu lembab.
  • Agat tidak menimbulkan resiko yang menyebabkan rasa gatal, maka gunakan sabun dengan kandungan yang ringan, supaya tidak terjadi iritasi kulit.
  • Gunakanlah sprei yang berbahan halus dan tidak panas.
  • Rasa cemas dapat menimbulkan rasa gatal. Oleh sebab itu, sebisa mungkin kelola stress Anda agar lebih rileks.

Itulah cara-cara sederhana yang dapat membantu Anda mengurangi rasa gatal. Selain itu, gatal yang disebabkan oleh kondisi tertentu pun dapat ditangani menggunakan obat-obatan antihistamin dan skim steroid yang sudah dijual bebas di pasaran.

Baca Juga  Kanker Serviks Stadium 4 Cara Deteksi, Ciri, Pengobatan, Gambaran

Namun demikian, ada baiknya jika Anda melakukan pemeriksaan medis ke dokter, apabila rasa gatak yang Anda alami tidak kunjung reda atau menghilang hingga waktu 2 minggu, rasa Kulit gatal menjadi tidak tertahan, atau membuat Anda menjadi terganggu sehingga sulit untuk berkonsentrasi. Jika gatal disertai dengan gejala lain, maka akan beresiko menjadi kondisi yang serius, seperti terjadi pemengkakan, kelelahan, kulit menjadi kemerahan atau bahkan menguning, terjadi penurunan berat badan dan mengalami perubahan terhadap frekuensi buang air kecil.
Agar dapat mempermudah dan membantu dokter untuk mendiagnosis gejala tersebut, maka Anda dapat menulis beberapa hal di bawah ini :

  • Kapan mulai merasakan gatal.
  • Gejala apa saja yang menyertainya (jika ada).
  • Obat-obatan apa saja yang sudah dikonsumsi dalam beberapa waktu terakhir.
  • Sedang menjalani pola makan tertentu apa.
  • Apakah terjadi kontak atau berhubungan dengan faktor-faktor yang menyebabkan. terjadinya gatel, seperti bintang peliharaan.

Jika dalam kemungkinan saat pemeriksaan dokter mendeteksi ada penyakit yang lebih serius, Anda akan diminta untuk melakukan pemeriksaan tes darah untuk mengkonfirmasi potensi terjadinya kekurangan zat besi. Selain itu, ada pemeriksaan lain juga yang dijalankan untuk mendeteksi terjadinya kelainan pada fungsi tiroid, terjadi gangguan ginjal, serta melakukan pemeriksaan sinar X untuk melakukan pemeriksaan kelenjar limpa.

kulit gatal

Akibat Penyakit Di Balik Kulit Gatal

Calcineurin inhibitors atau penghambat kalsinerin adalah obat yang sering diresepkan oleh dokter, untuk melakukan penekanan terhadap kinerja system kekebalan tubuh sehingga inflamsi kulit menjadi berkurang. Jika terjadi kegagalan pada cara-cara sebelumnya, maka akan diberikan antidepresan.

Gatal tidak akan meninggalkan luka yang membekas, jika segera mendapatkan penanganan yang tepat. Dan, justru akan membantu untuk mendiagnosis penyakit lainnya.

Tags: , , ,

Related to: Sering Mengalami Kulit Gatal ? Waspadalah Bahaya Yang Akan Terjadi