8 Tanda Gejala Anemia atau Kurang Darah Salah Satunya Karena Kelelahaan

December 19, 2016

Gejala Anemia merupakan suatu kondisi di mana tubug mengalami masalah kekurangan sel darah merah atau hemoglobin, yaitu protein pembawa oksigen. Hemoglobin adalah elemen penting yang jumlahnya harus normal agar oksigen dapat berhasil disebarkan ke semua jaringan tubuh dari paru-paru.

Seorang pasien didiagnosis anemia jika konsentrasi hemoglobinnya (Hb) kurang 13, 5 g/dL atau pada hematokrit (Hct) kurang dari 41% pada pria, dan konsentrasi pada Hb-nya kurang dari 11,5 g/dL dan Hct-nya kurang dari 36% pada kaum wanita.

Anemia membuat laju peredaran sel darah merah menhadi terganggu, sehingga membuat tubuh menjadi kekurangan oksigen yang kemudian diolah menjadi energi. Dalam hal ini sudah terlihat jelas bahwa gejala penyakit anemia awalnya sering merasa lelah, lidah juga kelopak mata menjadi berwarna pucat.

Gejala Anemia (Kurang Darah)

gejala anemia

Anemia yang juga dikatakan kondisi kurang darah. Berikut ini adalah beberapa gejala for anemia yang dapat Anda ketahui seperti yang dilansir dari Activebeat.

  1. Kelelahan dan kehabisan energi

Gejala Penyakit Kekurangan darah (anemia) yang pertama yaitu kelelahan dan kehabisan energi. Semua penderita anemia pasti mengalami gejal ini, yaitu kelelahan. Beberapa jenis anemia, merupakan akibat dari defiensi zat besi atau vitamin B12 yang menyebabkan kelelahan menjadi berlebih karena rendahnya kadar atau jumlah hemoglobin di dalam tubuh.

  1. Rusaknya beberapa organ tubuh, seperti otak dan jantung

Beberapa pada bagian tubuh membutuhkan oksigen yang dibawa oleh hemoglobin agar keadaan dari kinerjanya tetap stabil. Oleh karena itu, anemia dapat mengganggu laju pengantaran tersebut, sehingga membuat sistem kardiovaskular mengalami gangguan. Kurangnya darah pada pembawa oksigen tidak hanya mengakibatkan kelelahan yang ekstrim, tetapi juga dapat memicu terjadinya kerusakan pada beberapa organ tubuh, seperti otak dan jantung.

  1. Sakit kepala dan sesak napas

gejala anemia

Anemia dapat membuat penderitanya merasakan kelelahan yang berlebuh, meskipun sedang tidak melakukan aktifitas berat. Tidak hanya itu saja, penderita juga tidak jarang mengeluh tentang sakit kepala dan sesak napas yang dialaminya. Seperti sedang duduk lalu tiba-tiba bangun, kepala terasa pusing dan ruangan seolah bergerak juga memutar.

Kondisi tersebut menunjukkan anemia parah yang disebabkan karena beberapa organ tidak terdapat darah serta oksigen yang cukup. Jika terjadi dalam jangka yang panjang dikhawatirkan tubuh akan mengalami iskemia, yaitu beberapa jaringan atau sel tubuh yang mati.

  1. Kulit berwarna pucat

gejala anemia

Kulit berwarna pucat merupakan salah satu gejala Dari Penyakit anemia. Kulit wajah yang tampak pucak merupakan indikasi anemia. Hal ini adalah efek langsung dari menurunnya kadar hemoglobin pada kulit. Pada ujung jari juga berwarna pucat, Anda dapat mengetahuinya dengan cara menekan ujung jari dan akan melihat perubahan menjadi putih atau pucat, sedangkan pada kulit tubuh menjadi berwarna kekuningan.

  1. Kram Pada Kaki

Gejala penyakit anemia lainnya adalah kram pada kaki. Pada penderita anemia ringan, kram pada kaki hanya terkadi setelah atau ketika sedang melakukan kegiatan fisik, seperti berlari, berjalan, dan berdiri lama. Sedangkan pada penderita anemia berat, kram pada kaki terjadi meskipun sedang beristirahat. Semua akan jelas disebut sebagai anemia jika disertai dengan kelemahan pada otot, kulit pucat, serta sesak napas.

  1. Mengalami Insomnia

 

Kesulitan saat tidur, seperti mengalami kegelisahan juga dianggap sebagai gejala anemia setelah sebuah penelitian dilakukan pada tahun 2008 di Irlandia yang melibatkan anak-anak serta remaja. Selain itu, kekurangan zat besi yang terjadi pada beberapa orang juga dapat menimbulkan masalah susah tidur, kaki menjadi sering bergerak karena merasa gelisah atau yang dinamakan sindrom kaki gelisah.

  1. Kesulitan untuk berkonsentrasi

gejala anemia

Hemoglobin yang tidak mampu mengedarkan oksigen dapat mempengaruhi kemampuan otak untuk berkonsentrasi. Hal ini akan semakin menjadi parah jika kebutuhan nutrisi penting untuk otak tidak terpenuhi seperti vitamin dan mineral, yaitu zat besi, asam folat, dan vitamin B12.

  1. Denyut jantung tidak teratur

Di dalam dunia kesehatan atau medis kondisi ini dinamakan sebagai palpitasi, yaitu kondisi detak jantung yang tidak teratur. Penyebab terjadinya palpitasi yaitu saat jantung mengalami masalah kekurangan oksigen.

Demikianlah penjelasan ringkas mengenai gejala Kekurangan darah atau anemia. Semoga isi artikel dapat memberikan manfaat untuk Anda yang sudah membacanya bisa mengetahui gejala kekurangan darah lebih dalam.

Jika Anda mengalami beberapa gejala anemia yang dijelaskan di atas, maka segera berkonsultasi dengan dokter.

Tag : gejala anemia, penderita anemia berdiri lama, tanda gelisah kurang darah, 

Artikel Terkait:

Tags: , ,

Related to: 8 Tanda Gejala Anemia atau Kurang Darah Salah Satunya Karena Kelelahaan