Delirium Penyakit Gangguan Mental, Gejala Penyebab dan Pengobatan

May 21, 2017

Delirium adalah penyakit gangguan mental yang menyebabkan penderita mengalami kebingungan parah dan berkurangnya kesadaran terhadap lingkungan sekitar. Penyakit ini termasuk salah satu jenis penyakit yang berbahaya namun tidak banyak diketahui oleh masyarakat luas. Dalam artikel ini, saya akan membahas apa itu penyakit Delirium dan bagaimana cara mengatasinya.

Sudah disinggung diatas bahwa Delirium adalah jenis penyakit yang menyebabkan penderitanya mengalami kebingungan dan kurangnya kesadaran terhadap lingkungan. Beberapa faktor yang memperbesar risiko seseorang terkena Delirium adalah mereka yang memiliki gangguan otak, berusia lanjut, pernah mengalami Delirium sebelumnya, mengalami gangguan penglihatan atau pendengaran dan menderita beberapa gangguan medis.

Delirium Penyakit Gangguan Mental

Penyakit DELIRIUM

Ilustrasi Penyakit DELIRIUM

Gejala Delirium

Delirium adalah jenis penyakit yang timbul dengan gejala seperti berkurangnya kesadaran terhadap lingkungan sekitarnya. Hal ini dapat menyebabkan ketidakmampuan untuk tetap fokus pada satu topik atau untuk mengganti topik pembicaraan.

Selain itu penderita jadi suka melamun sehingga tidak bereaksi terhadap hal-hal yang terjadi di sekitarnya. Gejala lainnya yang ditimbulkan oleh Delirium adalah gangguan kognitif berupaka kemampuan berpikir yang buruk.

Hal ini akan terlihat seperti buruknya daya ingat jangka pendek, disorientasi (tidak mengetahui di mana dirinya berada), kesulitan berbicara, bicara bertele-tele, serta kesulitan dalam memahami pembicaraan, membaca dan menulis.

Penderita penyakit ini biasanya juga mengalami Gangguan emosional. Penderita akan tampak gelisah, takut atau paranoid, depresi, mudah tersinggung, apatis, perubahan mood dan kepribadian secara mendadak juga perubahan perilaku seperti menjadi lebih pendiam, tertutup dan susah tidur.

Jenis-jenis Delirium

Berdasarkan gejala yang ditunjukkan penderita, Delirium bisa dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Delirium hiperaktif. Penderita akan terlihat gelisah, seringkali berubah moodatau berhalusinasi.
  • Delirium hipoaktif. Penderita akan tampak tidak aktif atau mengurangi aktivitas gerak, lesu, kantuk yang tidak normal, atau tampak linglung.
  • Delirium campuran. Penderita akan sering menunjukkan perubahan gejala dari Delirium hiperaktif ke Delirium hipoaktif atau sebaliknya.

Penyebab Delirium

Penyebab Delirium

Ilustrasi Penyebab Delirium

Beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebab penyakit Delirium antara lain beberapa jenis pengobatan atau keracunan obat; penyakit kronis; penyalahgunaan obat-obatan dan minuman beralkohol; gejala putus obat atau putus minuman beralkohol; malnutrisi atau dehidrasi; kondisi medis tertentu; gangguan tidur atau gangguan emosi parah; ketidakseimbangan metabolisme; demam dan infeksi akut, khususnya pada anak; terpapar racun; dan yang terakhir adalah proses pembedahan atau prosedur medis lainnya yang melibatkan pembiusan.

Pengobatan  Delirium

Jenis pengobatan terbaik bagi penderita Delirium adalah menempatkan penderita pada lingkungan yang sesuai untuk menenangkan pikiran. Dokter akan mencoba mengurangi atau menghindari penggunaan obat yang bisa memicu Delirium. Akan tetapi, dokter tetap meresepkan beberapa obat yang berfungsi mengontrol rasa nyeri yang dapat memicu penyakit jenis ini.

Perawatan pendukung juga diperlukan bagi penderita Delirium untuk mencegah komplikasi. Beberapa perawatan pendukung penderita Delirium antara lain melindungi saluran napas, menyediakan cairan dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh penderita, membantu penderita yang kesulitan menggerakkan tubuh, menangani rasa nyeri yang dialami penderita, mencegah penderita kehilangan kendali atas dirinya, menghindari pemakaian pengekangan fisik atau pemakaian tabung kandung kemih, menghindari banyak perubahan di lingkungan sekitar penderita, dan terakhir mendorong adanya interaksi antara penderita dengan keluarga atau kerabat dekatnya.

Delirium adalah jenis penyakit yang hanya dapat dicegah dengan menghindari faktor-faktor yang beresiko memicu Delirium. Melakukan kebiasaan tidur yang teratur dan sehat, tidak merokok dan mengkonsumsi obat-obatan terlarang juga di percaya dapat menghindarkan kita dari jenis penyakit ini.

Tag : tanda gejala delirium hiperaktif, penyakit delirium, obat orang yang delirium, obat delirium, Kebingungan parah akibat putus obat gangguan jiwa, gejala penyakit dilirum, gangguan kesadaran mental tanda dan gejalanya, ciri-ciri delirium, cara mengobati gangguan psikis yg sudah parah com, bahaya atau tidak berkurangnya kesadaran mental, 

Artikel Terkait:

Tags: , , ,

Related to: Delirium Penyakit Gangguan Mental, Gejala Penyebab dan Pengobatan