Gejala Tetanus dan Pencegahanya Pada Manusia

June 27, 2017

Gejala Tetanus adalah sebuah gejala yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri ini dimanakan Clostridium Tetani yang secara alami ditemukan di tanah, debu, kotoran hewan atau tempat yang kekurangan oksigen. Tetanus sendiri merupakan sebuah penyakit yang dapat berakibat fatal bagi manusia. Karena jika sudah terserang, Anda tidak dapat sembuh seperti sedia kala.

Gejala-gejala Tetanus

Gejala Tetanus

Tetanus yang menjangkit manusia bisa ditandai dengan gejala yang meliputi :

  • Kejang yang menyerupai kekakuan otot terutama pada rahang dan leher sehingga pengidap sulit membuka mulut. Wajah penderita juga tampak menyeringai.
  • Sulit menelan makanan apabila kejang sampai ke leher.
  • Otot di sekitar perut kaku.
  • Kejang yang menyakitkan di seluruh bagian tubuh dan berlangsung selama beberapa waktu. Gejala ini seringkali diakibatkan oleh hal-hal kecil, seperti suara nyaring, sentuhan, serta cahaya.
  • Kejang hebat yang terjadi di seluruh tubuh. Gejala ini akan menyebabkan bagian punggung bawah tubuh melengkung ke atas.
  • Demam dan berkeringat.
  • Tekanan darah yang naik.
  • Detak jantung yang cepat.

Jenis-jenis Tetanus

Gejala tetanus

Berdasarkan bagian anggota tubuh yang terinfeksi, Tetanus dibagi dalam beberapa jenis seperti dibawah ini :

  • Tetanus Terlokalisir
    Dikatakan terlokalisir bila menyerang bagian tubuh tertentu yang akan mengalami kejang lokal. Ini terjadi ketika tubuh hanya memiliki kekebalan parsial terhadap racun tetanus
  • Tetatus Umum
    Tetanus yang bisa saja menyerang anggota tubuh manapun.
  • Tetanus Cephalic
    Terjadi akibat infeksi telinga tengah. Sama seperti tetanus terlokalisir, tetanus ini juga berpotensi menjadi tetanus umum.
  • Tetanus Neonatorum
    Tetanus yang dialami oleh bayi baru lahir karena proses penanganan persalinan yang tercemar spora bakteri tetanus. Jenis tetanus ini dapat terjadi karena kekebalan tubuh sang bayi terhadap tetanus masih lemah.

Pencegahan Tetanus

Langkah pertama untuk terhindar dari penyakit tetanus adalah melalui vaksinasi. Di Indonesia, vaksinasi tetanus termasuk salah satu dari 5 imunisasi wajib untuk anak. Selain vaksin, mencegah penyakit tetanus juga bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan luka agar tidak mengalami infeksi dan cepat sembuh. Pemberian tetanus toksoid juga dianjurkan oleh dokter untuk mencegah terjadinya infeksi tetanus pada luka kita.

Risiko Komplikasi Tetanus

Infeksi tetanus yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan komplikasi dan berakibat fatal terutama bagi penderita yang belum menjalani vaksinasi. Sejumlah komplikasi serius yang dapat dialami pengidap adalah:

  • Napas yang tiba-tiba berhenti.
    Kondisi ini disebabkan kekakuan otot di sekitar pita suara sehingga pengidap tidak bisa bernapas juga tercekik. Kondisi ini umumnya terjadi pada pengidap tetanus dengan tingkat keparahan tinggi dan bisa berujung pada kematian karena kinerja jantung yang mendadak terhenti akibat kekurangan oksigen.
  • Pneumonia aspirasi
    Pengidap menghirup objek asing masuk ke paru-paru, misalnya ludah, muntah, makanan, atau minuman.
  • Emboli paru
    Penyakit ini biasanya menyerang lansia dan pengguna narkoba. Komplikasi ini terjadi pada saat penyumbatan pembuluh darah di paru-paru.
  • Patah tulang
    Patah tulang bisa saja terjadi akibat kejang dan kontraksi yang berkepanjangan.
    Infeksi tetanus yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan komplikasi dan berakibat fatal. Beberapa komplikasi tetanus yang dapat terjadi meliputi jantung yang tiba-tiba berhenti, emboli paru, serta pneumonia.

Gejela Tetanus adalah gejala penyakit yang berbahaya. Apabila Anda atau orang terdekat Anda mengalami gejala ini, segera hubungi dokter.

Tag : apakah tetanus umum? tetanus terlokalisir? cephalic? neonatorum, gejala tetanus, makanan/minuman yang dapat melunturkan titanus, mengenali gejala tetanus pada lansia, 

Artikel Terkait:

Tags: , ,

Related to: Gejala Tetanus dan Pencegahanya Pada Manusia