Obat Antasida doen : Mekanisme Kerja, Kegunaan Penyakit Maag

April 9, 2017

Obat Antasida Doen – Saat tubuh diserang penyakit maag, pastilah dianjurkan untuk mengkonsumsi obat sakit maag agar meredam dan mengobati maag tersebut. Salah satu obat yang sering digunakan oleh para penderita maag adalah antasida doen. Kali ini khusus untuk Anda, kami ingin membahas penggolongan dan cara kerja obat antasida doen dalam artikel di bawah ini.

Pengertian Antasida  Doen

Obat antasida Doen sirup

Contoh Obat antasida sirup

 

 

obat antasida Doen

contoh obat antasida Doen Tablet

Antasida doen obat untuk penyakit apa? antasida doen adalah obat yang biasa digunakan untuk menekan asam lambung yang berlebihan atau dalam bahasa kedokteran disebut hiperklorhidria. Antasida doen sendiri berasal dari kata anti = lawan dan acidus/acid = asam. Antasida doen biasa dicari orang untuk mengobati penyakit seperti maag ataupun penyakit saluran pencernaan lainnya. Penggunaan Antasida doen dalam pengobatan penyakit maag biasanya hanya bersifat simptomatis saja yaitu menghilangkan gejalanya seperti nyeri, menekan produksi asam lambung atau menetralisir asam lambung.

Penggolongan Berdasarkan Mekanisme Kerja Obat Antasida Doen

Keefektifan Antasida doen dibedakan dari tahap reaksi dan kemampuan bertahannya, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Terdapat dua jenis Antasida doen yakni Antasida doen non-metal dan Antasida doen murni.

Antasida doen non-mental adalah antasida doen yang mengandung logam dapat menghambat absorpsi dan terutama bagi antibiotik. Sedangkan antasida doen murni adalah kombinasi dari simetikon yang dapat digunakan dalam masalah-masalah lambung dan oedema usus 12 jari.

Beberapa jenis antasida doen, seperti aluminium karbonat dan aluminium hidroksida. Kedua jenis tersebut dapat digunakan untuk mencegah pembentukan batu ginjal. Mekanisme kerja antasida  doen adalah berbasis netralisasi. Kita dapat melihat contoh sebagai berikut, yakni ketika asam bereaksi dengan ion hidroksida, garam dan air :

HCl (aq) + NaOH (aq)   →  NaCl (aq) + H2O (Rumus Kimia Senyawa Obat Maag)

Apabila digunakan natrium bikarbonat (NaHCO3), maka reaksi akan cepat terbentuk dengan asam lambung untuk meningkatkan pH lambung. NaCl, CO2 dan H2O terbentuk sebagai hasil reaksi. Satu gram NaHCO3 dapat menetralisir 11.9 mEq dari asam lambung. Namun, dosis antasida yang sangat besar dapat menyebabkan urin yang bersifat basa dan mengakibatkan masalah pada ginjal.

Golongan obat Antasida & Kegunaan Antasida Doen

  • Dapat Diserap
    Obat ini bersifat dapat segera menetralkan asam lambung. Natrium bikarbonat dan kalsium karbonat  memiliki efek yang sangat kuat setelah obat ini diminum. Obat ini diserap oleh aliran darah, sehingga pemakaian terus menerus bisa menyebabkan perubahan dalam keseimbangan asam-basa darah dan menyebabkan terjadinya alkalosis. Karena itu biasanya obat ini biasanya tidak dianjurkan dikosumsi dalam jumlah besar selama lebih dari beberapa hari.
  • Tidak Dapat Diserap
    Obat ini lebih disukai karena efek sampingnya lebih sedikit, tidak menyebabkan alkalosis. Obat ini berikatan dengan asam lambung membentuk pertahanan di dalam lambung, mengurangi aktivitas cairan-cairan pencernaan dan mengurangi gejala ulkus. Tetapi antasida doen dapat mempengaruhi penyerapan obat lainnya (misalnya tetracycllin, digoxin dan zat besi) ke dalam darah.
  • Antasida Doen Alumunium Hidroksida
    Antasida doen jenis ini adalah yang relatif aman dan banyak digunakan. Tetapi alumunium dapat berikatan dengan fosfat di dalam saluran pencernaan, sehingga mengurangi kadar fosfat darah dan mengakibatkan hilangnya nafsu makan dan lemas. Resiko timbulnya efek samping ini lebih besar pada pecandu alkohol dan penderita penyakit ginjal.Obat ini juga dapat menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan seperti sembelit.
  • Antasida Doen Magnesium Hidroksida
    Merupakan antasida yang lebih efektif daripada alumunium hidroksida. Dosis antasida diminum 4 kali 1-2 sendok makan per-hari. Hal ini tidak akan mempengaruhi pada saat buang air besar, tetapi jika lebih dari 4 kali dapat menyebabkan diare.
    Obat ini harus diberikan dalam dosis yang kecil kerena Jumlah magnesium yang diserap ke dalam darah, dapat mengakibatkan kerusakan ginjal. Banyak antasida doen yang mengandung magnesium dan alumunium hidroksida. Namun dalam mengkonsumsi antasida doen juga tidak boleh berlebihan ini disebabkan antasida doen juga memiliki efek samping. Untuk itu perlu berhati-hati dan gunakan antasida doen sesuai dengan takarannya.
Tag : mekanisme kerja antasida doen, obat antasida, mekanisme kerja antasida, antasida, obat antasida doen, mekanisme kerja obat antasida, mekanisme obat antasida, akibat kebanyakan mengkonsumsi obat antasida doen sirup, contoh obat antasida, mekanisme antasida doen, 

Artikel Terkait:

Tags: , , ,

Related to: Obat Antasida doen : Mekanisme Kerja, Kegunaan Penyakit Maag