Penyakit – Penyakit Ini Yang Akan Mengancam Bocah Obesitas Rizki Asal Palembang

August 2, 2016

Rizki Rahmat Ramadhan, bocah obesitas asal Palembang berusia 10 tahun saat ini masih menjalani perawatan di ruang ICU Rumah Sakit Muhammad Husein (RSMH) Palembang, Sumatera Selatan, kondisinya saat ini menunjukkan perkembangan. Tapi, karena berat badannya yang tidak ideal dibandingkan bocah lain seusianya, aka nada banyak potensi penyakit yang menyerang Rizki.

Dokter spesialis ahli gizi dan nutrisi Yulius Anzar serta para tim Dokter Penanggung Jawab (DPJB) pasien Rizki di RSMH Palembang, menjelaskan beberapa penyakit yang diidap Rizki sebagai bocah obesitas sudah dapat terdeteksi.

052057400_1469440706-20160725-rizki-bocah_obesitas-palembang

“Jika amandel memang telah lama diidap Rizki dan memang cukup mengganggu pernapasan. Gula darah saat ini cukup normal karena sudah dapat dikontrol rasa laparnya oleh Rizki. Karena kadar gula darah akan mempengaruhi rasa lapar. Sejauh ini memang tidak turun selama dibatasi makanannya,” jelas dia di RSMH Palembang.

Kemudian Yulius mengatakan, Rizki pun mengidap hipertensi dengan tensi yang cukup tinggi. Sekarang sudah ditangani oleh ahli nefrologi anak. Sedangkan kondisi jantungnya masih stabil dan cukup bagus.

Kondisi tubuhnya yang gemuk membuat ada lipatan di beberapa bagian tubuh Rizki, seperti di bagian tangan dan pangkal paha.

Ternyata pada lipatan tersebut berkembang jamur kulit dan juga membuat iritasi kulit Rizki. Meskipun tidak berbahaya namun jamur ini cukup mengganggu kenyamanan pasien.

Rizki akan menjalani pemeriksaan CT Scan untuk mengetahui apakah ada gangguan di otaknya. Tim dokter ingin meastikan adakah potensi tumor yang diidap oleh penderita obesitas ini.

“Kami akan melakukan pengecekan secara rutin. Saat ini yang pasti penyumbatan pernapasan sudah agak berkurang namun tetap dikontrol asupan makanannya, “ jelas Yulius.

Turunkan 2 kg/bulan

Kondisinya yang mulai membaik, tim dokter akan merancang program penurunan berat badan (BB). Yaitu dengan menargetkan penurunan hingga 2 kg per bulan.

“Namun harus jangka panjang, caranya dengan membatasi asupan makanan hingga 2.100 kalori per hari serta mengontrol kualitas makanannya,” ucapnya.

Usaha lain yang akan dilakukan tim dokter yaitu dengan mengedukasi orang tua Rizki agar kebiasaan makan yang buruk dapat ditinggalkan dan digantikan dengan makan yang bagus bagi Rizki. Orang tua Rizki harus berani menolak permintaan anak yang ingin makanan berkalori tinggi.

Salia (40) telah bertekad ketika anaknya sembuh akan menjaga asupan makanan anaknya supaya berat badannya dapat stabil layaknya anak di usia 10 tahun.

“Ini merupakan pengalaman berharga bagi kami dan Rizki. Jika nanti dia mau makan yang macam-macam, saya akan secara tegas menolaknya. Meskipun dia merengek dan marah, saya tidak mau dia seperti ini lagi. Proteksi saya tidak hanya makanan, namun juga pergaulan, uang jajan dan saudaranya harus turut mendukung,” tutur ibunda Rizki.

Tag : brita penyakit riski, riski orang gemuk di palembang, 

Artikel Terkait:

Tags:

Related to: Penyakit – Penyakit Ini Yang Akan Mengancam Bocah Obesitas Rizki Asal Palembang