Penyakit Thalasemia Pada Anak dan Pengobatannya

April 10, 2017

Thalasemia Pada Anak – Thalasemia bukan penyakit yang sembarangan karena pengaruhnya bisa membuat pengidapnya kehilangan nyawa. Umumnya memang terjadi pada anak terutama saat masih bayi, bukan masalah rentan atau tidak karena penyakit ini dibawa air generasi ke generasi.

Kedua orang tua yang memiliki riwayat penyakit ini mampu menularkan pada anak atau cucunya, bahkan sampai beberapa generasi sesudahnya. Memang tidak bisa disalahkan karena namanya penyakit yang menyerang tidak pandang bulu.

Thalasemia sendiri disebabkan karena pada darah (sel darah merah) memiliki kadar Hb (hemoglobin) yang sangat sedikit sekali. Fungsi dari hemoglobin ini untuk mengikat oksigen dan mengedarkannya ke seluruh bagian tubuh. Sudah terbayang bukan bagaimana jika seseorang terutama anak mengalami kekurangan hemoglobin ini?

Thalasemia Pada Anak

Nantinya anak yang mengidap penyakit ini akan membutuhkan donor sumsum tulang belakang atau transfusi darah secara berkala untuk melanjutkan kelangsungan hidupnya.

Walau penyakit ini bukan kategori dari penyakit menular namun tetap saja perlu Anda pahami lebih jauh. Thalasemia pada anak ini memiliki gejala yang bisa terlihat secara langsung yaitu adanya penyakit kuning, pertumbuhan yang semakin melambat, mudah lelah saat beraktivitas, perut bengkak, sampai raut muka selalu pucat.

Gejalanya sendiri hampir sama dengan masalah kekurangan darah atau tekanan darah tinggi namun lebih terlihat jelas gejalanya.

Jenis Thalasemia Pada Anak

Penyakit ini dibedakan menjadi beberapa jenis yang masing-masing terdapat kondisi alfa dan betanya. Namun secara garis besar semuanya masih tetap sama yaitu berisiko kematian. Bagi beberapa orang tidak begitu tahu mengapa penyakit ini ada dan bagaimana bisa terjadi pada generasinya.

Thalasemia Minor (alfa dan beta)

Pada penderita Thalasemia ini akan terus menerus bergantung dari nutrisi yang dimakannya. Biasanya penderita penyakit minor lebih membutuhkan makanan yang memiliki sumber kalsium dan zat besi yang banyak.

Beberapa makanan seperti sayuran hijau, buah pisang, wortel, dan masih banyak lagi memang dianjurkan untuk memenuhi gizinya, selain itu masih harus menjalani serangkaian perawatan dengan transfusi darah.

Pada penderita ini hanya terjadi gejala Thalasemia ringan seperti mudah lelah, lesu, tidak bersemangat, dan seperti orang yang tidak berdaya. Namun masih tetap bisa melakukan aktivitas seperti biasa.

Thalasemia Mayor (alfa dan beta)

Untuk kebanyakan pengidap Thalasemia mayor ini banyak terjadi pada usia bayi atau masih dalam kandungan yang bisa berakibat kematian dadakan. Sebagai penyakit keturunan bisa saja langsung membunuh janin yang masih dikandung.

Walau hanya sedikit saja yang dapat hidup sampai sekarang ini namun tetap saja memiliki risiko yang besar. Transfusi darah nantinya akan menjadi keseharian bagi penderita Thalasemia jenis mayor ini.

Pengobatan Thalasemia Pada Anak

Thalasemia Pada Anak

Ilustrasi Thalasemia Pada Anak

Ada beberapa jalan yang bisa ditempuh untuk pengidap penyakit ini yaitu melalukan pencangkokan sumsum tulang belakang atau melakukan transfusi darah secara berkala.

Untuk pengidap jenis Thalasemia minor hanya perlu pemenuhan gizi yang seimbang saja tanpa harus melakukan transfusi darah.

Namun untuk jenis yang mayor memang butuh perawatan yang lebih dan beda. Walau bisa melakukan cangkok tetap saja risikonya sangat besar sekali terhadap kehidupan pengidapnya. Untuk itu penyakit ini mengajarkan tentang betapa pentingnya mereka yang tidak terkena penyakit ini.

Beberapa penyakit Thalasemia pada anak tersebut bisa Anda pahami sebagai pengetahuan lebih. Walau memiliki angka hidup yang kecil tidak menutup kemungkinan bahwa mereka yang terjangkit penyakit ini juga ingin diperlakukan sebagai manusia biasa tanpa harus memikirkan penyakit yang dideritanya.

Banyak orang yang tidak tahu riwayat penyakit keluarganya tersebut sehingga tidak tahu jika generasi selanjutnya ada kemungkinan terjangkit penyakit tersebut

Tag : penyakit thalasemia pada anak, thalasemia pada anak, ciri-ciri penyakit thalasemia, obat thalasemia pada anak, gejala thalasemia pada anak, Ciri ciri thalasemia, anak thalasemia, ciri ciri thalasemia pada anak, bahayakah uci2 di dalam perut bagian bawah, thalasemia pd anak, 

Artikel Terkait:

Tags: , ,

Related to: Penyakit Thalasemia Pada Anak dan Pengobatannya